Beranda Headline Pembentukan TPPK di Karawang Capai 99,6%, Belum Ada Laporan Kasus pada 2024

Pembentukan TPPK di Karawang Capai 99,6%, Belum Ada Laporan Kasus pada 2024

17
TPPK Karawang
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Karawang, Yanto (Foto: istimewa)

beritapasundan.com – Sebanyak 2.383 sekolah tingkat PAUD, SD, dan SMP di Karawang telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK). Namun, hingga kini belum ada laporan kasus kekerasan yang masuk sepanjang tahun 2024.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Karawang, Yanto, menyatakan bahwa pembentukan TPPK ini sudah dilakukan sejak tahun lalu, berdasarkan surat edaran dari Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemendikbudristek RI yang dirilis pada 30 September 2023.

Baca juga: Pendaftaran CPNS Pemkab Karawang 2024 Resmi Dibuka: 294 Formasi Tersedia, Termasuk 2% untuk Disabilitas

“Sebagian besar sekolah telah membentuk TPPK, namun masih ada beberapa sekolah yang belum aktif, meski sudah terdata,” jelas Yanto dalam wawancara pada Senin, 2 September 2024.

Disdikpora Karawang sendiri mengawasi 852 sekolah tingkat SD, 89 sekolah tingkat SMP, dan 1.441 lembaga PAUD. Dari data tersebut, 99,6% SD sudah membentuk TPPK, dengan 6 sekolah yang masih belum aktif. Untuk SMP, 99,61% sudah membentuk TPPK, dengan 1 sekolah yang belum aktif, dan di tingkat PAUD, 99,56% sudah memiliki TPPK.

“Kami sedang melakukan pemutakhiran data untuk memastikan semua sekolah benar-benar aktif dalam menjalankan fungsi TPPK,” tambahnya.

Meskipun TPPK telah terbentuk di hampir seluruh sekolah, Yanto menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait kasus kekerasan. Ia menganggap hal ini sebagai indikasi keberhasilan TPPK dalam mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah.

Baca juga: Antusias Warga Desa Telukjambe Timur Meriahkan Akhir Agustus dengan Beragam Kegiatan

“Jika tidak ada laporan masuk ke kami, berarti kasus sudah berhasil ditangani di tingkat sekolah. Namun, jika ada kasus yang tidak dapat diselesaikan, barulah datanya akan dilaporkan ke kami. Sejauh ini belum ada laporan yang masuk, yang berarti tugas TPPK dalam pencegahan telah berjalan dengan baik,” pungkas Yanto. (*)