Beranda Nasional Pangkostrad Didapuk Jadi Bapak Asuh Satwa Langka Pegunungan Sanggabuana

Pangkostrad Didapuk Jadi Bapak Asuh Satwa Langka Pegunungan Sanggabuana

98
Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak didapuk sebagai Bapak Asuh Satwa Langka Pegunungan Sanggabuana (Foto: Ist)

Pangkostrad juga menyerahkan 3 ekor satwa langka dilindungi kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat untuk dirahabilitasi sebelum nantinya akan dilepasliarkan kembali di Sanggabuana.

Ketiga jenis satwa yang diserahkan oleh Pangkostrad yaitu 1 ekor elang jawa atau garuda (Nisaetus bartelsi) dan 2 ekor elang brontok (Nisaetus cirhatus).

Berdasarkan pendataan dan kajian ilmiah oleh SCF, kawasan pegunungan Sanggabuana terdata ada 337 satwa liar yang 41 diantaranya adalah satwa langka dilindungi sesuai Permen 106 Tahun 2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa dilindungi. Dari 337 satwa liar ini, 267 jenis satwa masuk dalam IUCN Red List, dan 32 jenis satwa masuk dalam daftar Appendiks CITES.

Baca juga: Sempat Buron, Polisi Berhasil Bekuk Pelaku Pembacokan Pelajar di Rengasdengklok

Dewan Pembina SCF dan Ranger Sanggabuana, Bernard T. Wahyu Wiryanta turut meminta Pangkostrad untuk ikut membantu penyelamatan satwa liar di kawasan hutan Sanggabuana dengan menjadi Bapak Asuh satwa liar dilindungi.

Tujuannya tentu saja untuk melindungi satwa liar dari para pemburu yang masih marak di Sanggabuana.

“Ya sekarang silahkan saja, kalau masih nekat berburu tidak hanya akan berurusan dengan Ranger, tetapi juga dengan Gakkum KLHK, Kepolisian dan Prajurit TNI,” tegas Bernard.