Beranda Headline Muscab ke-4 Apdesi Merah Putih Karawang Kukuhkan H. Margono sebagai Ketua Baru

Muscab ke-4 Apdesi Merah Putih Karawang Kukuhkan H. Margono sebagai Ketua Baru

5
Apdesi merah Putih
Muscab ke-4 Apdesi Merah Putih Karawang kukuhkan H. Margono sebagai ketua baru, dengan semangat memperkuat kolaborasi dan digitalisasi pengelolaan desa. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-4 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Merah Putih Kabupaten Karawang digelar di ruang Equity, Batiqa Hotel, Kamis (16/10/2025).

Dengan mengusung tema “Meningkatkan Peran serta Apdesi dalam Mewujudkan Karawang Maju,” kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pengukuhan H. Margono sebagai Ketua DPC Apdesi Merah Putih Karawang yang terpilih secara aklamasi.

Dalam sambutannya, Margono menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi antara Apdesi dengan pemerintah di tingkat kecamatan hingga kabupaten. Ia menilai, organisasi ini harus menjadi wadah profesional yang solid, komunikatif, dan mampu menyelesaikan persoalan dengan asas kekeluargaan.

Baca juga: Masjid Nurul Jannah, Keajaiban yang Bertahan di Tengah Ombak Utara Karawang

Menanggapi isu terkait kebijakan donasi Rp1.000 per hari, Margono menegaskan tidak ada keberatan dari pihaknya. Menurutnya, kebijakan tersebut sudah disetujui dan diterbitkan melalui edaran resmi dari Gubernur Jawa Barat.

“Ini langkah yang baik ke depan. Saya berharap dana iuran Rp1.000 per hari bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh desa, bukan malah disalahgunakan oleh oknum,” ujarnya.

Margono menilai kebijakan tersebut dapat menjadi instrumen untuk memperkuat kemandirian desa serta mendorong partisipasi aktif aparatur desa dalam mendukung pembangunan.

Lebih lanjut, Margono menyampaikan dukungan penuh terhadap program Jaga Desa yang digagas Kejaksaan Negeri Karawang. Ia menekankan bahwa seluruh aparatur desa harus bersikap transparan, terutama dalam hal pengelolaan dana publik.

“Kita sebagai aparatur desa harus terbuka. Sekarang presiden, gubernur, bahkan bupati aktif di media sosial. Maka aparatur desa juga harus bisa diakses masyarakat, baik dari dalam maupun luar desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem pengelolaan keuangan desa kini telah berbasis digital, termasuk dalam penyaluran anggaran melalui Bank BJB. Warga, katanya, berhak mengetahui setiap perubahan yang terjadi dalam anggaran dan belanja desa.

“Program ini memang masih tahap uji coba di Karawang, tapi kami berupaya agar mekanisme penyaluran dana berjalan transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Menutup konferensi pers, Margono menyampaikan komitmennya untuk mempererat hubungan antaranggota Apdesi meski memiliki kesibukan masing-masing.

Baca juga: MUI Karawang Latih 100 Perempuan Jadi Kader Pemulasaraan Jenazah Sesuai Syariat Islam

“Yang terpenting, kami tetap bersinergi menyalurkan aspirasi yang sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Karawang: Karawang Maju, Karawang Sejahtera, dan Karawang Lebih Baik,” tandasnya.

Muscab ke-4 Apdesi Merah Putih Karawang ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat kolaborasi antaraparatur desa, meningkatkan kapasitas pemerintahan desa, dan mempercepat terwujudnya pembangunan desa berkelanjutan di Karawang. (*)