Beranda Headline BUMDes Purwa Sejahtera Jadi Teladan, Fokus Kembangkan Budidaya dan Inovasi Lele

BUMDes Purwa Sejahtera Jadi Teladan, Fokus Kembangkan Budidaya dan Inovasi Lele

14
BUMDes Purwa sejahtera
Ketua BUMDes Purwa Sejahtera Karawang, Nana Juhana, menunjukkan penghargaan Juara 3 Lomba Kinerja BUMDes Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Karawang melalui BUMDes Purwa Sejahtera Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini berhasil meraih Juara 3 Lomba Kinerja BUMDes Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024, setelah sebelumnya menyabet posisi pertama di tingkat Kabupaten Karawang.

Ketua BUMDes Purwa Sejahtera, Nana Juhana, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan pengelolaan ekonomi desa yang berbasis kemandirian, transparansi, dan inovasi.

“Untuk tingkat kabupaten, kami bersaing dengan banyak desa. Alhamdulillah bisa juara satu dan lanjut ke tingkat provinsi,” ujar Nana saat ditemui, Kamis (16/10/2025).

Baca juga: Muscab ke-4 Apdesi Merah Putih Karawang Kukuhkan H. Margono sebagai Ketua Baru

Di bawah kepemimpinan Nana Juhana, BUMDes Purwa Sejahtera Karawang menunjukkan tata kelola yang profesional dan partisipatif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan hasil kerja satu pihak saja, melainkan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mitra usaha.

“Ini bukan hanya prestasi pengurus, tapi hasil kerja sama semua pihak — pemerintah desa, masyarakat, dan mitra usaha,” katanya.

Nana menambahkan, penghargaan di tingkat Jawa Barat menjadi motivasi baru untuk terus mengembangkan potensi ekonomi desa. Tahun 2025, BUMDes akan fokus pada program ketahanan pangan melalui optimalisasi budidaya ikan lele sebagai sektor unggulan.

“Untuk tahun 2025 ada suntikan dana 20 persen dari dana desa untuk ketahanan pangan. Kami fokus pada budidaya ikan lele, karena nyambung dengan produk abon lele yang jadi unggulan kami,” jelasnya.

Produk Abon Lele Purwa Sejahtera menjadi contoh sukses inovasi desa dalam meningkatkan nilai jual hasil panen lokal. Ide tersebut, kata Nana, muncul dari keinginan untuk mengolah hasil lele agar memiliki nilai tambah lebih tinggi.

“Awalnya lele dijual mentah, harganya kecil. Akhirnya kami olah jadi abon lele agar nilai jualnya meningkat,” ungkapnya.

Selain produk abon lele, BUMDes Purwa Sejahtera Karawang juga mengelola unit usaha lain seperti pengelolaan limbah dan kios desa. Keuntungan dari seluruh unit usaha disetorkan ke kas BUMDes untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Namun, Nana mengakui masih ada tantangan, terutama dalam menghadapi persaingan harga warung desa. “Kalau tidak pandai-pandai atur strategi, bisa kalah saing,” tuturnya.

Meski dihadapkan tantangan, BUMDes Purwa Sejahtera terus berinovasi. Pada tahun 2026, pihaknya berencana memperluas lini usaha dengan menghadirkan produk olahan khas seperti tahu gejrot, peuyeum, kecap, dan tauco.

“Rencananya tahun 2026 kami kembangkan produk baru seperti tahu gejrot, peuyeum, kecap, dan tauco. Sudah disiapkan tempat produksinya,” ujar Nana.

Dalam hal pemasaran, promosi produk saat ini masih dilakukan melalui musyawarah desa dan media sosial. Namun, ke depan BUMDes akan memperluas pasar lewat penjualan daring (online).

“Sekarang promosi masih lewat musyawarah desa, diumumkan ke RT, RW, dan PKK. Ke depan kami ingin masuk ke pasar online,” ujarnya.

Baca juga: FOSJA Kecam Tayangan Trans7, Dinilai Hina Marwah Kiyai

Dengan berbagai inovasi dan komitmen kemandirian, BUMDes Purwa Sejahtera Karawang optimistis menjadi BUMDes mandiri dan berdaya saing nasional, yang mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat desa.

“Kami ingin BUMDes Purwadana semakin mandiri, bisa menciptakan lapangan kerja, dan bersaing di tingkat nasional,” tutup Nana. (*)