beritapasundan.com – Raksasa teknologi berlomba-lomba mengadopsi kecerdasan buatan (AI), dan Meta (yang menaungi Facebook, Instagram, serta WhatsApp) tidak ketinggalan.
Meta baru-baru ini memperkenalkan Meta AI yang telah dibenamkan ke dalam berbagai platform miliknya. Meta AI kini mampu menjawab pertanyaan, memberikan saran teks, dan melakukan percakapan, namun pengguna belum dapat berbagi atau mengunggah foto ke obrolan Meta AI.
Namun, hal ini tampaknya akan segera berubah. Berdasarkan laporan dari WaBetaInfo, WhatsApp beta untuk Android versi 2.24.14.20 kini tengah menguji fitur baru yang memungkinkan Meta AI untuk berinteraksi dengan foto yang dibagikan oleh pengguna, membalas foto, bahkan mengeditnya.
Baca juga: Trik Cara Mengetahui WhatsApp Sudah Dibaca Walaupun Tidak Centang Biru
Mengutip dari Android Authority, WhatsApp sedang menguji tombol kamera baru di obrolan Meta AI, yang berfungsi mirip dengan tombol kamera di obrolan biasa. Penambahan ini memungkinkan pengguna untuk berbagi foto secara manual dengan Meta AI, yang saat ini belum tersedia.
Dengan fitur baru ini, pengguna dapat mengajukan pertanyaan tentang foto mereka, meminta AI mengidentifikasi objek atau lokasi dalam foto, serta memberikan konteks mengenai konten foto.
Dari tangkapan layar yang dibagikan, terlihat bahwa Meta AI juga akan menawarkan opsi untuk mengedit foto. Artinya, pengguna bisa membuat perubahan pada gambar mereka langsung dalam obrolan dengan perintah. Tidak perlu lagi beralih ke aplikasi pengeditan foto lain ketika ingin mengirim foto editan ke teman atau keluarga.
Baca juga: WhatsApp Luncurkan Program Centang Biru ke Beberapa Negara, Indonesia Salah Satunya
Meskipun fitur berbagi gambar baru ini berarti Meta akan menganalisis dan memindai wajah dalam foto yang diunggah, pengguna akan memiliki opsi untuk menghapus foto mereka kapan saja. Pernyataan ini disertakan dalam tangkapan layar yang dibagikan, memberikan ketenangan bagi pengguna terkait privasi mereka.
Saat ini, fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan, jadi mungkin perlu waktu sebelum akhirnya diluncurkan ke publik. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya! (*)














