Beranda Headline Komitmen Anti Narkoba, Unsika Gaungkan Program P4GN untuk Seluruh Sivitas

Komitmen Anti Narkoba, Unsika Gaungkan Program P4GN untuk Seluruh Sivitas

22
P4gn unsika
Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) berkomitmen menjadi kampus bebas narkoba (Bersinar) melalui P4GN (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) berkomitmen menjadi kampus bebas narkoba (Bersinar) melalui program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dipimpin oleh Rektor Prof. Ade Maman Suherman. Komitmen ini disampaikan dalam sosialisasi dan advokasi bahaya penyalahgunaan narkoba di Sari Ater, Ciater, Subang, pada Kamis dan Jumat (31/10-01/11/2024). Kegiatan tersebut diikuti oleh organisasi kemahasiswaan, relawan Bersinar, dekanat, serta pejabat Unsika.

Baca juga: Event Jalan Sehat dan Lomba Lari Aep-Maslani: Total Hadiah Puluhan Juta dan Door Prize Menarik

Prof. Ade Maman menjelaskan bahwa program P4GN merupakan amanat dari Instruksi Presiden yang harus dilaksanakan oleh setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN). “Sebagai PTN, Unsika memiliki kewajiban untuk menjalankan program ini,” tegas Ade. Dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi (Kemendikti), P4GN dirancang untuk tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga seluruh dosen dan tenaga kependidikan guna memastikan kampus bebas dari narkoba.

Peran BNNK Karawang dalam Sosialisasi Bahaya Narkoba

Kepala Tim Sosialisasi dan Pencegahan BNNK Karawang, Muhammad Khairul Anam, memberikan materi tentang bahaya zat adiktif dan urgensi penolakan terhadap narkoba. “Narkotika, seperti ganja dan heroin, serta psikotropika, seperti ekstasi, menyebabkan ketergantungan dan membahayakan kesehatan fisik dan mental,” jelas Khairul. Ia memaparkan tiga kategori utama zat berbahaya: Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya, termasuk alkohol.

BNNK Karawang juga menjalankan rehabilitasi medis dan sosial bagi pengguna narkoba. Program rehabilitasi medis melibatkan proses detoksifikasi di bawah pengawasan tenaga medis, sedangkan rehabilitasi sosial meliputi konseling, pelatihan keterampilan, dan pendampingan untuk membantu mantan pengguna kembali ke masyarakat.

Upaya Polres Karawang Menghadapi Peredaran Narkoba

Brigadir Mohamad Ircham Khumaeni dan Brigadir Arie Sugara dari Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang memaparkan pentingnya langkah preventif untuk menghadapi masuknya berbagai jenis narkoba baru di Karawang. Brigadir Ircham menekankan bahwa pihak kepolisian siap menindak tegas peredaran narkoba dengan dasar hukum Undang-Undang Narkotika, Psikotropika, dan Kesehatan. “Langkah preventif dilakukan melalui sosialisasi dan penegakan hukum untuk mencegah peredaran narkoba,” kata Ircham? .

Kunjungan Kerja ke BNN Provinsi Jawa Barat

Sekretaris P4GN Unsika, Dr. Acep Nurlaili, mengumumkan rencana kunjungan kerja ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat untuk memperkuat kerja sama program P4GN. “Kami berharap dapat memperoleh panduan yang tepat agar program P4GN Unsika selaras dengan misi BNN dalam penanganan masalah narkoba,” ungkapnya.

Baca juga: Dalang Cilik Karawang Siap Bersaing di Ajang Nasional

Dengan adanya kolaborasi antara Unsika, BNNK Karawang, dan Polres Karawang, Unsika berharap bisa memperkokoh statusnya sebagai kampus Bersinar, menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan aman dari narkoba. (*)