KARAWANG – Sempat viral dan menjadi perbincangan di medsos setelah video viral Bakso yang diduga berbahan olahan tikus diunggah oleh sebuah akun tiktok di Karawang.
Ketua Umum Persatuan Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso) Indonesia, Bambang Haryanto turut berkomentar, setelah adanya press release dari Polres Karawang dan hasil uji lab dari DPKP Karawang yang menyatakan bahwa kandungan bakso tersebut negatif dari DNA tikus dan positif DNA daging sapi.
“Kami para pedagang bakso merasa lega, mudah-mudahan omset kami bisa kembali normal, dan semoga masyarakat Karawang tidak takut lagi mengkonsumsi Bakso sebagai Makanan Khas Nusantara,” tuturnya, Sabtu (14/5/2021).
Baca Juga: Sempat Viral Bakso Tikus, Polres Karawang Lakukan Uji Lab, Begini Hasilnya
Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat Karawang untuk tidak khawatir lagi mengkonsumsi Bakso, karena Bakso ini adalah makanan rakyat yang mengandung nutrisi dan protein nabati yang menyehatkan untuk kita semua.
“Saya Bambang Haryanto selaku Ketum Papmiso Indonesia hadir disini untuk memberikan atensi khusus atas isu ini, karena berkaitan langsung dengan dengan nasib 2500 anggota kami yang ada di Kabupaten Karawang khusunya, dan di seluruh Indonesia yang berjumlah kurang lebih 50 ribu anggota,” ujarnya.
Dengan sudah dibuktikannya hasil uji lab dari dinas terkait yang berwenang, otomatis membuat para pedagang Bakso di tanah air merasa lega dan nyaman.
Baca Juga: Sukses Operasi Ketupat 2022, Dewan PKS Karawang Apresiasi Kinerja Polri
Hal ini diperkuat oleh Bambang yang memberikan jaminan kepada para konsumen di Karawang dan tidak usah khawatir lagi
“Insya Allah Karawang aman, untuk UMKMnya, untuk produk-produk UMKMnya, Insya Allah sudah diawasi oleh dinas terkait untuk higienisnya serta kehalalannya,” ucapnya yakin.
Kedepannya Papmiso Indonesia akan bekerjasama dengan instansi terkait untuk mengadakan festival makan Bakso gratis di Kabupaten Karawang. (Alf/ddi)














