
Ia juga berharap ada solusi konkrit dari pihak pemerintah dan PJT, karena masalah kekeringan ini sudah terjadi setiap tahunnya.
“Kata PPL harus 4 kali masa tanam dalam setahun, boro-boro bisa 4 kali, satu kali aja belum tentu berhasil panen, tolonglah ke Pemkab bantu agar petani di Pusakajaya Utara bisa bertani dan memanen sawahnya, gara-gara susah nya air, kemarin juga ada yang ribut petani dengan petani berbuat air, sampai ada yang bawa golok segala,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Desa Pusakajaya Utara, Mamad Sujana mengungkapkan bahwa pihaknya telah memfasilitasi warga beretemu langsung dengan pihak PJT Rengasdengklok agar pihak PJT mengetahui langsung keluhan warga.
Baca Juga: Sambut Ramadhan, KKG PAI SD Kotabaru Gelar Lomba MTQ
“Udah kami fasilitasi biar para petani langsung mengungkapkan keluh kesahnya langsung ke pihak pengairan, karena memang masalah ini sering terjadi setiap tahunnya,” ujarnya.
Mamad juga berharap Pemkab Karawang bisa turun langsung mencarikan solusi konkrit agar para petani bisa menanam padi sampai berhasil memanennya.
“Tolonglah bantu petani kami, jangan yang enak yang ada di bagian hulu saja, kami juga ingin bisa tanam padi setahun 3 kali tanpa kesulitan mendapatkan air,” tutupnya. (ddi)













