Beranda Otomotif dan Teknologi Kenali Perbedaan Worm, Trojan, Malware, Virus, Yuk Simak Penjelasannya

Kenali Perbedaan Worm, Trojan, Malware, Virus, Yuk Simak Penjelasannya

31
Perbedaan malware Trojan
Ilustrasi Virus (Foto: internet)

beritapasundan.com – Peneliti keamanan baru saja menemukan versi terbaru malware perbankan bernama Vulture yang mengincar pengguna Android.

Peneliti pertama yang menemukan virus tersebut adalah ThreatFabric, yang telah mendokumentasikan malware tersebut sejak Maret 2021.

Mengutip laporan ThreatFabric vis BleepingComputer, malware tersebut didistribusikan melalui Google Play Store pada 2022.

Baca juga: 5 Cara Mudah Mengembalikan Chat WhatsApp Terhapus, Berikut Tutorialnya

Melihat hasil dari pengamatan tersebut, platform keamanan seluler Zimperium memasukkan Vultur ke dalam 10 trojan perbankan paling aktif dan berbahaya tahun ini.

Dengan sembilan virus lainnya, malware ini menargetkan 122 aplikasi perbankan di 15 negara di dunia.

Perbedaan Worm, Trojan, Malware, Virus

Selama ini hampir semua orang pasti akan menggunakan istilah “virus” saat perangkat komputernya mengalami berbagai masalah, seperti file dokumen yang mendadak hilang hingga serangan kode jahat.

Padahal jika dilihat lebih dalam, bisa saja serangan itu bukan disebabkan oleh virus, melainkan dari serangan lain seperti malware.

Biar tidak salah menyebutkan lagi, mari simak perbedaan antara Worm, Trojan, Malware, Virus berikut ini.

Worm

Berikutnya ada Worm, sebuah malware yang dapat bekerja secara otomatis tanpa bantuan pihak ketiga.

Dengan kata lain, saat worm terpasang di komputer atau jaringan, ia akan langsung menyebarkan dirinya ke komputer lain tanpa bantuan orang lain.

Untuk bisa melakukannya, worm akan menginfeksi komputer terlebih dahulu dengan mengeksploitasi celah keamanan (vulnerability) software.

Setelah mereka berhasil mengeksploitasi keamanan tersebut, worm secara mandiri akan menyebarkan dirinya tanpa bantuan pihak lain atau di cegah oleh pemilik komputer.

Trojan

Trojan adalah sebuah program yang berpura-pura baik dan berguna. Biasanya program ini dibuat secara diam-diam di program crack, game, atau software.

Saat pengguna menginstal program tersebut, trojan secara diam-diam akan menginstalkan dirinya pada sistem dan menjalankan kegiatan jahat seperti mata-mata, mencuri data, merekam ketikan keyboard, hingga mengirimkan data ke alamat yang sudah ditentukan oleh pembuatnya.

Baca juga: Dengan Fitur Ini, WhatsApp Tetap Terkoneksi Walau Tak Ada Internet

Malware

Malicious Software atau malware adalah sebuah perangkat yang diciptakan untuk tujuan jahat.

Perbedaan virus dan malware secara jelas, malware dibuat dengan tujuan untuk merugikan komputer korbannya, seperti mengubah, menghapus, mencuri, menyembunyikan data, mengkonsumsi bandwidth, dan sumber daya lain yang akan merugikan pemilik komputer.

Virus

Virus menjadi istilah yang sangat umum digunakan masyarakat saat komputer atau smartphone-nya tidak bisa diakses atau kehilangan data-data.

Virus komputer merupakan sebuah program atau kode yang dirancang untuk merusak sistem komputer atau data yang tersimpan.

Tapi virus itu baru bisa menyebar melalui bantuan atau intervensi pihak ketiga, umumnya manusia sendiri.

Untuk bisa menjalankan programnya, virus tersebut akan memalsukan dirinya sebagai program yang baik, seperti .doc, .jpg, atau folder yang pasti akan di klik oleh manusia.

Orang-orang jahat ini biasanya akan menggunakan banyak cara agar manusia mengklik tautan atau folder tersebut, seperti file gambar porno, file crack software gratisan, dan lain sebagainya. (*)