Beranda Headline Kapolri dan Menko PMK Pantau Fasilitas Rest Area KM 57 untuk Lancarkan...

Kapolri dan Menko PMK Pantau Fasilitas Rest Area KM 57 untuk Lancarkan Arus Mudik 2025

36
Rest Area KM 57
Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, melakukan kunjungan dan pemantauan ke Rest Area KM 57 Tol Jakarta - Cikampek (Japek) (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, melakukan kunjungan dan pemantauan ke Rest Area KM 57 Tol Jakarta – Cikampek (Japek) pada Rabu, 26 Maret 2025.

Dalam kunjungan ini, turut hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, hingga Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Baca juga: Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Hadirkan Posko di 8 Titik

Tokoh dan aparat yang hadir di rest area tersebut mengadakan rapat koordinasi untuk membahas kesiapan infrastruktur dan posko layanan bagi pemudik menjelang Lebaran 2025.

Sebelum rapat berlangsung, Kapolri dan Menko PMK meninjau fasilitas layanan gratis bagi pemudik yang tersedia di Rest Area KM 57. Mereka mengecek tempat laktasi, toilet umum, posko kesehatan, hingga tempat istirahat bagi para pemudik.

Kapolri menilai fasilitas di Rest Area KM 57 sudah cukup lengkap dan layak digunakan pemudik. Ia mengapresiasi, karena terdapat fasilitas lengkap mulai dari tempat ibadah, SPBU, tempat berbuka puasa, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) khusus untuk mobil listrik.

“Tentunya ini perlu kita apresiasi. Bahkan ada bengkel, semoga fasilitas seperti ini bisa dilengkapi di rest area lainnya,” ujar Sigit.

Lonjakan Volume Kendaraan

Kapolri mengungkapkan adanya kenaikan volume kendaraan di jalur tol sejak H-10 hingga H-6 Lebaran. Berdasarkan data dari Direktur Utama Jasa Marga, peningkatan arus kendaraan tercatat sekitar 7 persen.

“Hal ini dipicu oleh berbagai insentif yang diberikan pemerintah, seperti diskon tarif tol,” katanya.

Maka dari itu, Sigit menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan insentif transportasi umum guna mengurangi kepadatan arus mudik. “Kami harap ini bisa membantu mengurai kepadatan saat puncak arus mudik, yang diperkirakan terjadi H-3 atau 28 Maret 2025,” paparnya.

Baca juga: Tips Aman Mudik Lebaran 2025: Perjalanan Nyaman dan Selamat Sampai Tujuan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menambahkan, pada mudik Lebaran tahun 2025 ini, seluruh pihak telah berkoordinasi untuk mengawal arus mudik agar berjalan lancar.

“Sejauh ini persiapan sudah matang, dan kami terus bersinergi untuk memastikan kelancaran arus mudik. Monitoring terus dilakukan dan kami siap merespon cepat jika ada masalah genting di lapangan,” pungkasnya. (*)