
KARAWANG – Pengerjaan Box Cover proyek Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II di Kampung Citaman, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Karawang dituding jadi biang keok surutnya mata air di wilayah setempat.
Kepala DLH Karawang, Wawan Setiawan mengatakan, pihaknya sudah menerima surat aduan dari warga perihal permasalahan surutnya mata air alam Sendang Kaputren Citaman.
Saat ini, surat tersebut sudah diteruskan ke pihak Kementerian PUPR yang menangani proyek strategis nasional (PSN) tersebut.
Baca juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-77, Polres Karawang Gelar Operasi Pasar Murah
“Suratnya sudah kita tembuskan ke pihak kementerian yang memang menangani, karena sepengetahuan kami jalan japek 2 ini sudah mengantongi amdal nasional,” kata Wawan, Selasa (27/6).
Menurut Wawan, pihaknya tidak bisa memastikan keringnya mata air Citaman apakah imbas dari proyek Japek II atau karena faktor musim kemarau yang tengah berlangsung.
Sebab perlu kajian terlebih dahulu untuk menyimpulkan permasalahan krisis air tersebut. “Sumber masalahnya harus ada kajian dulu. Apa karena tol japek atau karena kebetulan sedang kemarau,” katanya.
“Dasar pengerjaan oleh Waskita Karya ini kan dengan amdal yang sudah dikaji, tapi memang bisa saja dalam perjalanannya hal yang sifatnya teknis tidak tergambar dalam amdal,” paparnya.













