Beranda Headline Gempa Guncang Kawasan Industri Karawang, BMKG dan BPBD Dalami Penyebabnya

Gempa Guncang Kawasan Industri Karawang, BMKG dan BPBD Dalami Penyebabnya

75
Gempa Karawang

KARAWANG – Gempa bumi mengguncang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Jumat dini hari, 8 November 2024, dengan dua guncangan berturut-turut. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi pada pukul 02:49:16 WIB dengan kekuatan 2.6 magnitudo dan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada pada koordinat 6.38 Lintang Selatan dan 107.29 Bujur Timur.

Baca juga: BMKG Prediksi Iklim 2025 Tanpa Anomali, Curah Hujan Tinggi Dominasi 67% Wilayah Indonesia

Guncangan kedua menyusul sekitar 26 menit kemudian, tepatnya pukul 03:15:32 WIB, dengan magnitudo 2.5 dan kedalaman sama, yakni 10 kilometer. Lokasi pusat gempa kedua berada pada koordinat 6.37 Lintang Selatan dan 107.30 Bujur Timur.

Menurut laporan BMKG, kedua gempa tersebut berpusat di Kawasan Industri KIM, Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. Informasi ini segera menjadi perbincangan hangat di media sosial, di mana sejumlah warganet turut menanggapi dan menduga penyebab gempa.

Salah satu pengguna Instagram, @Sandhiayah, berkomentar, “Jangan-jangan hanya ledakan penambangan batu kapur. Diduga ya.” Komentar ini menimbulkan spekulasi di kalangan pengguna lain, yang turut bertanya-tanya terkait lokasi gempa dan kemungkinannya berada di jalur sesar yang belum terpetakan. “Kawasan Suryacipta dan KIM apakah berada di sesar yang belum terpetakan?” tulis pengguna @andriciel.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Mahpudin, menyatakan bahwa pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan BMKG untuk mendalami penyebab gempa. Menurut Mahpudin, wilayah Karawang tidak berada di jalur sesar utama yang berpotensi menimbulkan gempa besar, dan biasanya hanya menerima dampak dari gempa di wilayah lain.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Picu Angin Kencang dan Kebakaran di Karawang, BPBD: Waspada!

“Ini pun masih menjadi pertanyaan kami. Sumber gempa juga masih dalam pendalaman dari pihak BMKG. Kalaupun sesar, Karawang ini sebetulnya tidak masuk di posisi itu, biasanya kita hanya kena imbas dari sesar yang ada di wilayah lain,” ungkap Mahpudin. (*)