JAKARTA- Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi NasDem, Saan Mustopa mendorong sistem proporsional terbuka dipertahankan di Pemilu 2024.
Saan juga meminta Mahkamah Konstitusi (MK) melibatkan Partai Politik (parpol) dalam gugatan Judicial Review UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, khususnya terkait Sistem Proporsional Terbuka.
Menurutnya pelibatan itu sebagai upaya mempertahankan sistem tersebut pada Pemilu 2024. Sebab, DPR dan pemerintah sepakat tidak akan mengubah UU Pemilu.
Baca juga: AHY Tegaskan Partai Demokrat Tolak Sistem Proporsional Tertutup di Pemilu 2024
“Kita nanti meminta MK mengikutsertakan partai-partai sebagai pihak terkait, kita berharap MK nanti ketika berproses mendengar semua pihak di parlemen, karena kita ingin Sistem Proporsional Terbuka di Pemilu 2024,” kata Saan Mustopa, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Parlementaria, Rabu (4/1/2022).
Politisi Fraksi Partai NasDem itu menilai, pelibatan partai politik dinilai penting dipertimbangkan MK. Sebab, MK bisa mendengar pandangan partai dalam mengambil keputusan terhadap penerapan Sistem Proporsional Terbuka pada Pemilu 2024.
“Pandangan masing-masing partai itu tentu MK bisa mempertimbangkan semuanya dalam mengambil keputusan,” kata Saan.
Baca juga: Pendi Anwar Sebut Sistem Proporsional Tertutup Khianati Cita-Cita Reformasi
Lebih lanjut, Legislator Dapil Jawa Barat VII ini juga menegaskan pihaknya ingin sistem yang telah diterapkan saat ini dipertahankan. Sebab, hal ini merupakan langkah maju penyelenggaraan demokrasi.
“Kalau kembali ke proporsional tertutup bentuk kemunduran demokrasi,” sambungnya.
Dibeberkan Saan Mustopa, alasan Sistem Proporsional Tertutup dianggap sebagai kemunduran. Salah satunya, tidak merepresentasikan sistem perwakilan.
Menurut Saan, penentuan anggota legislatif pada Sistem Proporsional Terbuka ditentukan langsung oleh masyarakat pemilih, sedangkan pada proporsional tertutup tergantung partai.
“Proporsional Tertutup membuat masyarakat tidak mendapatkan hak untuk menentukan siapa wakil yang mereka anggap terbaik bisa mewakilinya,” tutupnya.














