beritapasundan.com – Pertumbuhan manusia merupakan proses yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti genetik, hormon, dan lingkungan. Salah satu fenomena menarik yang sering menjadi perhatian adalah mengapa laki-laki tumbuh lebih cepat dibandingkan perempuan, terutama pada masa remaja. Jawaban atas pertanyaan ini terletak pada perbedaan biologis yang mendasari perkembangan tubuh laki-laki dan perempuan.
Baca juga:Â Dampak Buruk Malas: Risiko Kerusakan Otak yang Mengintai
Peran Hormon dalam Pertumbuhan
Hormon menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi laju pertumbuhan manusia. Pada laki-laki, hormon testosteron berperan penting dalam mempercepat perkembangan fisik, seperti peningkatan tinggi badan, pertumbuhan otot, dan perkembangan tulang. Hormon ini mulai aktif dalam jumlah besar selama masa pubertas, yang menyebabkan pertumbuhan yang lebih cepat.
Sebaliknya, pada perempuan, hormon estrogen menjadi dominan. Meskipun estrogen juga mendukung pertumbuhan, hormon ini bekerja lebih cepat dalam menghentikan pertumbuhan tulang panjang. Akibatnya, perempuan cenderung mencapai puncak pertumbuhan lebih awal dibandingkan laki-laki, tetapi laju pertumbuhannya tidak secepat laki-laki pada puncaknya.
Genetik dan Faktor Lingkungan
Selain hormon, faktor genetik juga memiliki peran besar. Secara umum, laki-laki memiliki potensi genetik untuk mencapai tinggi badan yang lebih besar dibandingkan perempuan. Faktor lingkungan, seperti nutrisi dan pola hidup, juga dapat memengaruhi laju pertumbuhan. Anak laki-laki yang mendapatkan asupan gizi seimbang dan menjalani pola hidup sehat cenderung menunjukkan pertumbuhan fisik yang lebih optimal.
Baca juga:Â Manfaat Mangga bagi Kesehatan: Buah Lezat dengan Segudang Khasiat
Kesimpulan
Pertumbuhan yang lebih cepat pada laki-laki dibandingkan perempuan dipengaruhi oleh kombinasi hormon, genetik, dan lingkungan. Perbedaan ini wajar terjadi sebagai bagian dari perkembangan biologis manusia. Dengan memahami proses ini, kita dapat lebih menghargai keunikan pertumbuhan masing-masing individu, baik laki-laki maupun perempuan. (*)














