Beranda Kesehatan Demensia Digital Akibat Penggunaan Gadget: Penyebab dan Cara Mencegahnya

Demensia Digital Akibat Penggunaan Gadget: Penyebab dan Cara Mencegahnya

15
Demensia digital
Ilustrasi Demensia Digital (Foto: net.)

beritapasundan.com – Di era digital ini, gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat memicu fenomena yang dikenal sebagai “demensia digital,” yaitu penurunan kemampuan kognitif yang disebabkan oleh terlalu banyak terpapar informasi digital. Kondisi ini sering kali ditandai dengan menurunnya konsentrasi, daya ingat yang melemah, dan kesulitan dalam mengolah informasi.

Baca juga: Generasi Z: Pemimpin Masa Depan yang Rentan Gangguan Kesehatan Mental

Penyebab Demensia Digital

Demensia digital umumnya disebabkan oleh penggunaan gadget secara berlebihan, terutama dalam jangka waktu yang lama tanpa jeda. Otak yang terus-menerus dibombardir oleh informasi dari berbagai aplikasi, media sosial, dan konten digital lainnya dapat mengalami kelelahan. Selain itu, multitasking yang sering dilakukan saat menggunakan gadget juga berkontribusi pada menurunnya kemampuan kognitif, karena otak tidak diberi waktu yang cukup untuk fokus pada satu tugas tertentu.

Cara Mencegah Demensia Digital

1. Batasi Waktu Penggunaan Gadget: Tetapkan batasan waktu harian untuk penggunaan gadget, terutama untuk aktivitas yang tidak esensial seperti media sosial atau game. Berikan waktu untuk otak beristirahat dengan mengalihkan perhatian ke aktivitas non-digital.

2. Fokus pada Satu Tugas: Hindari multitasking yang berlebihan. Usahakan untuk menyelesaikan satu tugas sebelum beralih ke tugas lain. Ini membantu otak tetap fokus dan mengurangi risiko kelelahan mental.

3. Perbanyak Aktivitas Fisik dan Sosial: Luangkan waktu untuk berolahraga dan berinteraksi langsung dengan orang lain. Aktivitas fisik dan sosial membantu menjaga kesehatan otak dan mengurangi ketergantungan pada gadget.

4. Lakukan Digital Detox: Sesekali, lakukan “puasa digital” dengan mengurangi atau bahkan menghentikan penggunaan gadget selama beberapa waktu. Ini memberi kesempatan bagi otak untuk pulih dan beristirahat dari paparan informasi yang berlebihan.

Baca juga: Cegah Kesehatan Mental, AS Serukan Platform Medsos Pakai Label Peringatan

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, kita dapat mengurangi risiko demensia digital dan menjaga kesehatan kognitif di tengah arus informasi yang semakin deras. (*)