
Selama kunjungan, peserta diajak untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat, mendengarkan kisah-kisah pribadi, dan merasakan atmosfer historis yang menjadi saksi bisu perjuangan bangsa.
Rektor UBP Karawang, Prof. Dr. H. Dedi Mulyadi, SE., MM. menyampaikan, kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi UBP Karawang untuk tidak hanya mencetak sarjana yang berkualitas, tetapi juga membentuk karakter yang memiliki kecintaan dan kepedulian terhadap bangsa.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Sukarman atas kontribusinya dalam memberikan wawasan berharga kepada civitas akademika kami,” katanya.
Baca juga: Bupati Aep Gelar Peletakan Batu Pertama RS Rengasdengklok Karawang
Ditegaskannya, kunjungan ini merupakan salah satu langkah nyata UBP Karawang dalam mengaktualisasikan komitmen mereka untuk turut serta dalam membentuk pemuda-pemudi Indonesia yang cinta tanah air dan menghargai sejarah perjuangan bangsa.
Sementara, Koordinator MK Jatidiri Bangsa, Erwin Susanto, S.Pd., M.Pd menambahkan, kunjungan ini jadi materi penting bagi mahasiswa agar betul-betul bisa menggali jatidiri bangsa, menelusuri sejarah perjuangan yang telah membentuk karakter dan identitas Indonesia.
“Maka itu kita pilih Monumen Rawagede sebagai salah satu wahana bersejarah yang bisa memberikan pengalaman langsung kepada para mahasiswa,” paparnya.
Dia mengungkapkan, pelaksanaan MK Jatidiri Bangsa ini akan berlanjut di kunjungan kedua di tanggal 17 Desember 2023. “Nanti akan ada kunjungan kedua, supaya mahasiswa tidak sekadar duduk dan berkunjung, tapi betul-betul memahami apa substansi dari MK Jatidiri Bangsa ini,” tegasnya. (*)













