KARAWANG- Pelukis asal Karawang bernama Haris Bounandar berhasil jual karyanya hingga ke Belanda.
Haris sudah memulai karir sebagai pelukis sejak tahun 1980. Awalnya ia menggambar sebuah karya dan menjualnya seharga 20 perak, sejak itu Haris terus menekuni hingga akhirnya pindah ke Jakarta untuk terjun menjadi pelukis profesional.
“Saya sudah senang melukis sejak sekolah, SMP sudah mulai gambar-gambar yang buat buku. Saya gambar, fotocopy lalu satu gambar dijual 20 perak. Kemudian STM saya masuk jurusan teknik, saya tetap melukis sampai akhirnya saya ke Jakarta. Nah di sini perkembangan pesat saya,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis, (13/4).
Baca juga: BMKG Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrim pada Periode Mudik Lebaran 2023
Di Jakarta, Haris terus mencari inspirasi dan mengasah kemampuan melukisnya. Di samping melukis, ia juga bekerja disebuah proyek. Ia bekerja sekaligus mulai mendapatkan pesanan dari klien yang berminat pada karyanya.
“Saya dapet inspirasi dari mainan anak-anak, selain itu saya terinspirasi dari pelukis yang sudah jago. Semakin terasah, saya mulai menerima pesanan (lukisan). Saya kerja di proyek sambil mengerjakan pesanan dengan serius supaya orang senang,” ungkapnya.
Ia memaparkan, saat ini identitas karya lukisnya adalah forg ekspresionis atau kebebasan ekspresi tanpa ada ketentuan dan ciri khasnya ada pada penekanan garis putih.
Baca juga: Ajak Go Digital, Labamu Berikan Pelatihan 600 Pelaku UMKM di Karawang
Identitas tersebut ia peroleh sejak 7 tahun terakhir, itupun sudah melalui berbagai pencaharian dari mulai realis, abstrak, ekspresionis, abstrak sistem cipratan hingga forg ekspresionis.
“Pertama saya belajar menggambar realis seperti pemandangan alam, dapat juara utama di lomba tingkat nasional. Saat ini identitas yang saya temui adalah porg ekspresionis, pergulatan garis putih,” paparnya.
Perjalannya yang panjang tentu membuahkan hasil, karya-karyanya kini telah berhasil dijual dibeberapa pameran tingkat nasional. Bahkan lukisannya sudah terjual dan dikoleksi oleh pembeli dari Belanda.
“Saya udah jual ke pameran di Jakarta, Bandung. Karya saya juga udah dikoleksi sama orang Belanda. Harganya kisaran 10 juta untuk satu lukisan,” tutupnya.














