beritapasundan.com – Semarang memiliki beragam pariwisata yang seperti tidak ada habisnya. Salah satu wisata di Semarang yang wajib untuk dikunjungi adalah Candi Gedong Songo.
Candi Gedong Songo ini berada di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Candi Gedongsongo, Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Semarang.
Untuk bisa menikmati indahnya Candi Gedong, pengunjung bisa membeli tiket masuk.
Baca juga:Â Pantai Luwen Gunung Kidul, Ngabuburit Sambil Nikmati Keindahan Ombak
Harga Tiket Masuk Candi Gedong, wisatawan Domestik Rp 15 Ribu dan wisatawan mancanegara Rp 75 Ribu Serta jam operasional Pukul 07.00-16.00 WIB.

Candi di kompleks ini adalah candi Hindu yang dibangun dengan tujuan sebagai tempat pemujaan.
Hal ini dibuktikan dengan adanya arca Siwa Mahakala, Siwa Mahaguru, dan Ganesha.
Hal ini karena Candi Gedong yang berlatar Hindu ini memiliki kesamaan arsitektur yang sama dengan kompleks Candi di Dieng, Wonosobo.
Baca juga:Â Spot Healing Bernuansa Jepang, Taman Sakura Lawu Tawarkan View Memukau
Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya raja adalah yang membangun Candi Gedong Songo pada awal pemerintahannya.
Namun, candi peninggalan budaya Hindu ini baru ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles pada 1804.
Awalnya, hanya ditemukan tujuh buah bangunan candi, sehingga dinamakan Candi Gedong Pitu.
Lalu pada sekitar tahun 1908 hingga 1911, arkeolog asal Belanda bernama Van Stein Callenfels menemukan dua bangunan candi tambahan.
Baca juga:Â Ciletuh Hills Sukabumi: Tempat Staycation View Air Terjun, Jadikan Healing Berkesan
Sejak saat itu, namanya berubah menjadi Candi Gedong Songo dan pernah dilakukan pemugaran sebanyak dua kali.
Jadi Arti kata Gedong Songo adalah sembilan (kelompok) bangunan.

Bangunan Candi Gedong Songo ini tersebar di lereng Gunung Ungaran yang memiliki pemandangan alam mempesona.
Terdapat hutan pinus yang tertata rapi di sekitar lokasi Candi Gedung Songo.
Baca juga:Â Toga Hill Sumedang: Wisata Outdoor Murah, Fasilitas Lengkap Cocok Bareng Keluarga
Ada pula sumber air panas dengan kandungan belerang cukup tinggi.
Para wisatawan dapat mandi dan menghangatkan tubuh disebuah pemandian yang dibangun di dekat kepunden tersebut.
Bau belerangnya cukup kuat dan kepulan asapnya lumayan tebal. (*)














