Beranda Headline Bupati Karawang Fokus Benahi Jalan, Sekolah, dan Puskesmas dalam RPJMD 2025–2029

Bupati Karawang Fokus Benahi Jalan, Sekolah, dan Puskesmas dalam RPJMD 2025–2029

32
Rpjmd
Musrenbang Kabupaten Karawang (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan beberapa skala prioritas pembangunan Karawang untuk periode 2025–2029. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan sekolah, hingga peningkatan layanan kesehatan menjadi fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Karawang.

Hal tersebut disampaikan Aep usai menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan RPJMD 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, yang digelar di Aula Husni Hamid, Senin (28/4).

Baca juga: Katar Siap Kawal Hasil Musrenbang Kabupaten Karawang

“Yang jadi prioritas kami Pemerintah Daerah Karawang pertama adalah infrastruktur jalan. Contohnya koneksi jalan dari Tempuran hingga Telagasari, termasuk pelebaran dari Pedes sampai ke Dengklok,” ujarnya kepada awak media.

Selain infrastruktur jalan, Bupati Karawang juga menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan publik, termasuk pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di wilayah Cikampek. Aep menargetkan MPP Cikampek rampung tahun ini agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota.

“MPP Cikampek harus selesai tahun ini. Jadi warga Jatisari, Banyusari, Cikampek, Purwasari, dan Kotabaru tidak perlu ke Karawang,” tegasnya.

Pembangunan Karawang juga akan difokuskan pada perbaikan sekolah-sekolah rusak, terutama di wilayah Dapil 3 yang meliputi Rengasdengklok, Kutawaluya, Rawamerta, Jayakerta, dan Cilebar.

Baca juga: 8.154 Rumah Tidak Layak Huni di Karawang, Pemkab Fokus Realisasikan 2.249 Unit di 2025

“Dapil 1, 5, dan 6 sudah relatif baik. Saya ingin fokus mengintervensi Dapil 3 secara menyeluruh di lima kecamatan tersebut,” jelas Aep.

Terakhir, Aep Syaepuloh juga menyampaikan rencana pembangunan Karawang di bidang kesehatan, yaitu menghadirkan fasilitas rawat inap di seluruh puskesmas. Dari total 50 puskesmas, saat ini baru sekitar 30 yang sudah memiliki fasilitas tersebut.

“Target kami, di tahun 2027 seluruh puskesmas di Kabupaten Karawang sudah memiliki fasilitas rawat inap. Tahun ini pun sudah ada beberapa penambahan,” pungkasnya. (*)