KARAWANG- BPBD Karawang mengimbau masyarakat untuk waspada cuaca ekstrim yang akan berlangsung sampai akhir Maret 2023.
Kepala BPBD Karawang, Mahpudin mengungkapkan pada Januari 2023, hujan disertai angin kencang kerap melanda Kabupaten Karawang, namun pada Februari 2023 intensitas hujan disertai angin kencang cendrung menurun.
“Kedaruratan bencana di Karawang itu mulai Oktober 2022 sampai Maret 2023. Sejauh ini hujan angin masih menghempas Karawang dan banyak di laporkan maraknya pohon tumbang dan atap rumah warga tersapu angin, ” Kata Mahpudin, Kamis (13/2/2023).
Baca juga: Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Pohon di Kampung Budaya Tumbang, Begini Kata BPBD Karawang
Tak hanya itu saja, Mahpudin menginginkan agar jika terjadi bencana yang masih bisa di tangani oleh masyarakat dan pihak desa tangani saja. Jangan semuanya ke BPBD karena pihaknya menangani yang sifatnya darurat.
“Kadang ada pelaporan dan permohonan, tolong yang sekiranya bisa ditangani sendiri yah sok, karena di desa ada anggaran kebencanaan, jika bisa di atasi desa yah desa,” jelasnya
“BPBD lebih kepada jika bencana sudah darurat, maka bantuan BPBD Turun, cuman bantuan hanya logistik cuman untuk makan,”tegasnya.
Baca juga: BMKG Prediksi Daerah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini
Jika terjadi rumah roboh, lanjut dia, maka domain laporannya bukan ke BPBD melainkan instansi yang lain, BPBD sendiri hanya menangani kebencanaan.
“Rumah roboh, tidak ke BPBD kalau infrastrukturnya ke PUPR atau PRKP,” pungkasnya.














