Beranda Otomotif dan Teknologi Berapa Lama Token Listrik Rp100 Ribu Bisa Bertahan? Ini Cara Menghitungnya

Berapa Lama Token Listrik Rp100 Ribu Bisa Bertahan? Ini Cara Menghitungnya

88
token listrik Rp100 ribu
Ilustrasi Mengisi Token Listrik (Foto: Istimewa/net.)

beritapasundan.com – Pertanyaan mengenai berapa lama token listrik Rp100 ribu akan bertahan sering kali terlintas di pikiran banyak orang.

Token atau pulsa listrik adalah 20 digit angka yang dimasukkan ke meter prabayar saat melakukan isi ulang pulsa listrik.

Pulsa listrik digunakan untuk mengonversi jumlah uang yang digunakan untuk membeli token ke kWh (kilowatt-hour).

Baca juga: Meta Terapkan Kebijakan Baru untuk Hapus Konten yang Menyerang ‘Zionis’

Cara Menghitung Token Listrik

Untuk menghitung token listrik Rp100 ribu berapa kWh, berikut ini penghitungannya berdasarkan jenis meteran daya:

  • Meteran daya 450 VA: mendapatkan sebesar 241 kWh.
  • Meteran daya 900 VA bersubsidi: mendapatkan sebesar 165,2 kWh.
  • Meteran daya 900 VA non-subsidi: mendapatkan sebesar 73,9 kWh.
  • Meteran daya 1300 VA: mendapatkan sebesar 69,2 kWh.

Namun, perlu diperhatikan bahwa jumlah kWh di atas belum termasuk potongan Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Besaran PPJ setiap daerah berbeda-beda, sehingga tidak bisa dihitung secara general.

Selain menghitung besaran kWh yang akan didapatkan, konsumen perlu mengetahui tarif dasar listrik.

Baca juga: Whee Aplikasi Baru Mirip Instagram Besutan TikTok

Tarif Listrik Tahun 2024

Besaran tarif tenaga listrik rumah tangga untuk Januari hingga Maret 2024 adalah sebagai berikut:

  • Pelanggan rumah tangga daya 450 Volt Ampere (VA) bersubsidi: Rp415 per kWh
  • Pelanggan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi: Rp605 per kWh
  • Pelanggan rumah tangga daya 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu): Rp1.352 per kWh
  • Pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh
  • Pelanggan rumah tangga daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh
  • Pelanggan rumah tangga daya 3.500-5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh
  • Pelanggan rumah tangga daya 6.600 VA ke atas: Rp1.699,53 per kWh

Penetapan ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal pertama tahun 2024.

Cara Mengisi Token Listrik

Setelah mengetahui berapa kWh yang didapatkan dari token listrik Rp100 ribu, pengguna juga harus paham cara mengisinya. Bagi pelanggan yang baru pertama kali menggunakan token dan kesulitan untuk mengisinya pada meteran, berikut langkah-langkah yang dapat diikuti:

  1. Lakukan pembelian pulsa listrik dengan nominal yang diinginkan.
  2. Setelah berhasil, Anda akan menerima 20 digit kode meteran listrik yang ada pada voucher atau struk.
  3. Masukkan 20 digit angka token ke meteran listrik.
  4. Tekan tombol “enter”.
  5. Tunggu notifikasi berhasil atau gagalnya kode yang dimasukkan.
  6. Jika ada kesalahan input kode, tekan tombol “backspace” dan masukkan ulang kodenya.
  7. Bila muncul tulisan “Benar” atau “Accept”, artinya kode sudah benar.
  8. Jika muncul tulisan “Salah” atau “Reject”, masukkan ulang 20 digit kode token listrik.

Jika mengisi token listrik dengan benar, listrik akan segera masuk ke dalam meteran. (*)