“Bank UBS itu merupakan pusat koordinat bank di seluruh dunia. Segera akan kami cairkan karena proses (pencairan) berlangsung sejak 25 November hingga 30 Desember 2019,” kata Juanda.
Untuk mencairkan dana tersebut, Juanda selaku ketua umum IMD mendapat mandat langsung dari Dony Pedro, pimpinan King of The King untuk mecairkan uang yang sangat besar.
“Rencana itu, di-back up oleh Bank Dunia, pemimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Presiden IMF, Mahkamah Internasional,” ucapnya.
Sayangnya, Juanda tak mengungkap berapa nilai aset yang tersimpan di UBS. Namun, pada 30 Maret 2020 nanti, King of The King akan menarik dana melalui sejumlah bank di Bandung.
“Proses pembukaan perbankan pada 31 Desember 2020 di bank BNI, Mandiri, BJB oleh paduka yang mulia Dony Pedro dan Bunda Ratu Kidul, Bunda Rosmini,” tuturnya.
Selain melunasi hutang-hutang pemerintah, Juanda meyakini, King of The King melalui IMD punya seratus program untuk menuju Indonesia menjadi negara super power.
“Ada 100 program IMD menuju mercusuar dunia menjadi negara super power. Paduka duduk jadi presiden RI dan presiden dunia. Semoga Indonesia selamat dari bahaya asing dan aseng,” ujarnya. (detik/bp/net)














