KARAWANG – Sebanyak 600 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bawah naungan Dinas Koperasi (Dinkop) Kabupaten Karawang mendapatkan pelatihan Go Digital oleh Labamu.
Giat berbasis digital ini dikhususkan untuk para pelaku UMKM dan akan dilaksanakan selama 3 hari, pelatihan hari pertama berlangsung pada Rabu, (14/4) di Aula Husni Hamid Pemda Karawang.
Aep Syaepulloh, Wakil Bupati Karawang menyampaikan, hari ini era digitalisasi sudah mengakar. Mau tidak semuanya harus mengikuti perkembangan zaman termasuk para pelaku UMKM.
“Hari ini mau tidak mau, suka tidak suka, era digitalisasi sudah mengakar dikehidupan kita. Dengan era ini, justru seharusnya UMKM semakin pesat dan berkembang,” ujarnya.
Dengan adanya pelatihan Go Digital bersama Labamu ini, Wabup sangat berharap, mulai hari ini dan seterusnya semua elemen harus bisa menjaga dan mendukung produk-produk yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM.
“Kita semua harus konsisten, ini kerjasama yang sangat luar biasa. Besar harapan kami jangan sampai berhenti di sini, tantangan 2023 kedepan akan lebih kompleks lagi,” tegasnya.
Baca juga: Kunjungi Bazar Pangan Murah Ramadhan, Wabup Aep Siap Bantu Majukan UMKM
Irfan Badruzaman, Head of Marketing Labamu menerangkan, kegiatan ini dilakukan untuk menjangkau para pelaku UMKM yang ada di kota-kota besar maupun tingkat Kabupaten.
“Selain melakukan digital marketing, kami juga melakukan giat offline mengunjungi para pelaku UMKM. Tujuannya untuk menyampaikan visi dan misi dari labamu, kita training menggunakan aplikasi Labamu,” terangnya.
Aplikasi Labamu sendiri adalah aplikasi yang dibuat khusus oleh pihaknya untuk membantu para pelaku UMKM dimana pun berada. Aplikasi ini diharapkan bisa mendorong pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya dan bisa menjangkau pelanggan lebih luas.
“Ada fitur-fitur seperti bagaimana cara menjaga stok, bagaimana menjaga loyalitas ke pelanggan, bagaimana cara membuat pembukuan yang lebih rapih,” ungkap Irfan.
Baca juga: Libatkankan UMKM dan Seniman, Wabup Aep Apresiasi Gebyar Harlah Pemdes Anggadita
Selain itu, Irfan menuturkan, aplikasi ini menyediakan fitur tambahan yang bisa menambah keuntungan bagi pelaku UMKM. Mereka bisa mendaftar menjadi penjual pulsa, internet, token dan lain-lain.
“Intinya aplikasi ini membantu management bisnis para pelaku UMKM,” tuturnya.
Dalam giat ini, Labamu melakukan pelatihan kepada 600 pelaku UMKM. Perharinya dihadiri oleh sekitar 150 sampai 200 peserta dengan berbagai latar belakang, dari mulai pembisnis UMKM makanan hingga pembuat kerajinan. Irfan mengatakan, dari banyaknya jumlah peserta, 80 persen di dominasi oleh kalangan muda milenial.
“80 persen peserta dari kalangan milenial,” katanya.
Hingga saat ini, pihak Labamu terus berkeliling ke beberapa daerah dengan membawa visi misi mempermudah para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis.
“Kita udah keliling ke Tanggerang, Depok Bogor, sekarang Karawang. Pokoknya, di era ini penting untuk pelaku UMKM bisa memanfaatkan fasilitas digital,” pungkasnya.














