KARAWANG – Perantau Coffee menggelar kompetisi e-sport Karawang bertajuk Perantau Tournament Championship antar komunitas pada 10–11 Januari 2026. Turnamen ini diikuti 21 tim e-sport Karawang dan memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp1,5 juta, dengan gim utama yang dipertandingkan adalah Mobile Legends.
Pelaksana kompetisi, Dino, mengatakan kompetisi e-sport Karawang ini menggunakan sistem pembagian grup pada babak awal, sebelum masuk ke fase gugur.
“Kompetisi dimulai tanggal 10 sampai 11 Januari. Sistem awal memakai pembagian grup, bukan knock out,” kata Dino, Minggu (11/1/2026).
Baca juga: Viral di Medsos, Pelaku Penganiayaan Sadis di Karawang Diringkus Polisi
Menurut Dino, seluruh peserta berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Karawang. Panitia membagi 21 tim e-sport Karawang ke dalam empat grup. Juara grup dan satu tim terbaik kemudian melaju ke fase 11 besar dalam kompetisi e-sport Karawang.
“Juara grup 1 dan 2 ditambah satu tim terbaik lanjut ke fase 11 besar. Setelah itu baru diberlakukan sistem knock out dengan battle mode 3,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada babak semifinal kompetisi e-sport Karawang menggunakan battle mode 5. Panitia juga berencana menggelar event lanjutan untuk terus mendorong perkembangan e-sport Karawang.
“Insyaallah sebelum atau setelah bulan puasa akan ada event berikutnya,” ucap Dino.
Selain memperebutkan juara 1 dan 2, panitia juga memberikan penghargaan individu dalam kompetisi e-sport Karawang, seperti roamer terbaik, XP laner terbaik, midlaner terbaik, jungler terbaik, pemain terbaik, dan MVP terbaik.
“Karakter jungler yang banyak dipakai seperti Fredrinn, sementara meta yang sering di-banned salah satunya Gloo. Pemilihan hero cukup variatif,” jelas Dino.
Perwakilan tim Travail, Zacky, mengaku puas setelah timnya keluar sebagai juara pertama pada kompetisi e-sport Karawang tersebut meski hanya berlatih singkat.
“Persiapan kami hanya satu minggu, tapi hasilnya maksimal. Sinyal juga bagus dan tinggal dipertahankan ke depannya,” katanya.
Sementara itu, sponsor kegiatan, Riski, menyampaikan apresiasi atas suksesnya kompetisi e-sport Karawang di Perantau Coffee.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Semoga bakat gamer muda Karawang bisa terus berkembang,” ujarnya.
Baca juga: Pagu Anggaran Dana Desa Karawang Anjlok dari Rp196 Miliar ke Rp146 Miliar
Dino berharap turnamen ini menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi talenta e-sport Karawang.
“Peserta jangan berkecil hati. Akan ada turnamen besar berikutnya. Harapan saya e-sport Karawang bisa terus maju,” pungkasnya. (*)














