KARAWANG- Para Petani diwilayah Pakisjaya Kabupaten Karawang tengah resah dengan tumpukan eceng gondok yang menyumbat saluran irigasi.
Saluran Irigasi atau saluran Skunder yang berada di wilayah Kecamatan Pakisjaya melintasi 7 desa yang terdiri dari Telukbuyung, Telukjaya, Tanahbaru, Solokan, Tanjungbungin, Tanjungmekar, dan Tanjungpakis. Terbagi menjadi SS Kedaung dan SS Pakis 1.
Ketua KNPI Pakisjaya Mulyana sangat menyayangkan saluran irigasi yang seharusnya menjadi sarana penyalur air bagi para petani malah menjadi tempat habitat pertumbuhan eceng gondok.
“Sejatinya air adalah sumber kehidupan dan menjadi kebutuhan fundamental bagi masyarakat Pakisjaya khususnya Petani,” kata Mulyana
Baca juga:Â 38 Kilogram Sabu Diamankan Bareskrim di Bengkalis, Satu Tersangka Ditangkap
Menurut Mulyana kelancaran air dan kebersihan saluran irigasi adalah salah satu tugas Waker Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), sesuai dengan Peraturan Daerah kabupaten Karawang nomor 11 tahun 2019 tentang Irigasi pasal 1 poin 21 Waker adalah Tenaga penjaga/pengaman/penjaga saluran irigasi. Kami berharap pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan kongkrit untuk menyelesaikan permasahan ini.
“Kalau waker udah gak mau kerja saya rasa banyak petani yg siap menggantikannya, dan saya berharap kedepan tidak ada lagi permasalahan serupa terjadi di wilayah saluran irigasi Kecamatan Pakisjaya,” ujarnya.














