Beranda Headline Gebyar UMKM Pekan Raya Karawang dan Hareudang Fest 2024, Ajang Promosi Produk...

Gebyar UMKM Pekan Raya Karawang dan Hareudang Fest 2024, Ajang Promosi Produk Lokal di HUT Karawang ke-391

135
UMKM karawang
Gebyar UMKM (Foto: Instagram)

beritapasundan.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang akan menyelenggarakan Gebyar UMKM Pekan Raya Karawang dan Hareudang Fest 2024 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Karawang yang ke-391. Acara tersebut akan berlangsung pada 12-14 September 2024 di area Kodim 0604 Karawang, Galeri Bale Indung, dan Stadion Singaperbangsa.

Baca juga: Gebyar Paten di Telukjambe Timur: RSUD Karawang Layani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Dindin Rachmadhy, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Karawang, menjelaskan bahwa pihaknya berupaya menjadikan momen hari jadi ini sebagai sarana promosi bagi produk-produk UMKM terbaik di Karawang. Selain itu, acara ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM meraih omzet yang signifikan.

“Target kami melibatkan ratusan pelaku UMKM, dan kami optimis perputaran omzet selama acara bisa mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Dindin dalam wawancara pada Kamis, 5 September 2024.

Baca juga: Pelayanan KB Gratis untuk 391 Akseptor per Kecamatan dalam Rangka HUT ke-391 Karawang

Untuk mendukung acara ini, pemerintah daerah bekerja sama dengan beberapa instansi, seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) yang akan menyiapkan berbagai pagelaran seni dan budaya. Selain itu, Diskominfo juga akan menyediakan akses wifi gratis untuk memfasilitasi para peserta dan pengunjung.

Acara ini tidak hanya akan menampilkan produk-produk unggulan UMKM, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik lainnya. Sebagai bagian dari perayaan, pelaku UMKM juga diundang untuk ikut serta dalam kegiatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) serta pesta rakyat yang akan memecahkan rekor MURI dengan pembuatan 1.391 tumpeng.

Baca juga: PRD: Bupati Aep Komitmen dalam Mempertahankan Lahan Pertanian di Karawang

“Momen hari jadi Karawang ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku UMKM agar bisa mengoptimalkan potensi mereka,” pungkas Dindin. (*)