
KARAWANG – Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin menyatakan bakal mempercepat perbaikan jalur mudik di Karawang. Dia menjanjkan kondisi jalur mudik bisa mulus maksimal H-7 lebaran.
Menurutnya, wilayah Jabar merupakan jalur mudik nasional. Maka penting untuk dipastikan apakah dalam kondisi baik atau tidak.
“Kami juga sudah melakukan checking sejumlah ruas jalan yang menjadi wewenang Pemprov Jabar apakah dalam kondisi baik atau tidak,” kata Bey di Karawang, Selasa, 19 Maret 2024.
Sejumlah jalan rusak yang menjadi kewenangan Pemrov Jabar di Karawang, di antaranya Jalan Badami-Loji yang merupakan jalur alternatif mudik Karawang-Bogor-Cianjur yang saat ini terus menjadi sorotan.
Baca juga: Dinkop Karawang Bakal Gelar Pelatihan Entrepreneur Bagi Siswa SLTA
Kemudian jalan Kosambi-Curug yang merupakan jalan alternatif mudik Karawang-Purwakarta-Bandung.
Bey menargetkan jalur mudik di Jawa Barat sudah dalam keadaan baik maksimal 7 hari sebelum lebaran. Hal itu diperlukan agar pemudik aman dalam perjalanan.
“Kami akan cek lagi terkejar apa tidak perbaikan jalan dalam waktu yang tersisa ini,” ucap Bey singkat.
Di tempat yang sama Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyebutkan hal yang sama. Pemkab Karawang bakal mengebut perbaikan jalan yang menjadi wewenangnya, terutama ruas jalan alternatif yang biasa dilalui pemudik.
Baca juga: Buka Saat Ramadhan, Tempat Spa di Karawang Dicabut Izinnya
“Kami akan fokus perbaikan ruas jalan Karawang-Telagasari-Krasak hingga Cikalong Pantura. Sebab, ruas jalan itu biasa dilalui pemudik bermotor katika jalan arteri terjadi kepadatan arus lalulintas,” kata Aep.
Menurutnya, peningkatan jalan idealnya memang dilakukan dengan cara dicor atau dibeton. Namun karena waktu sudah memperoleh, perbaikan jalan bakal dilakukan dengan cara dihotmix.
“Kami targetkan perbaikan ruas jalan alternatif rampung 10 hari sebelum lebaran,” kata Aep menutup pembicaraannya. (*)













