Beranda Headline Dinkes Karawang Sebut Sepanjang 2023 Kasus ISPA Capai 166 Ribuan Kasus

Dinkes Karawang Sebut Sepanjang 2023 Kasus ISPA Capai 166 Ribuan Kasus

81
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Yayuk Sri Rahayu (Foto: Ist)

KARAWANG – Sepanjang tahun 2023, penyakit ISPA di Kabupaten Karawang mencapai 166.205 kasus. Paling banyak terjadi Kecamatan Tirtamulya, dengan jumlah 10.189 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Yayuk Sri Rahayu menyampaikan, dari periode Januari hingga Desember 2023, data tertinggi ispa di Karawang terjadi pada bulan September mencapai 17.282 kasus.

Kemudian mengalami penurunan di bulan Oktober sebanyak 531 kasus dan menurun kembali di November sebanyak 2.315 kasus.

“Paling banyak rentang usia 9 sampai 60 tahun. Tertinggi bulan September 17.282, Oktober 16.751 dan November 14.436,” ujarnya saat diwawancarai pada Rabu, 10 Januari 2024.

Baca juga: Cerita Dibalik Kesuksesan Oland Sibarani, dari Wartawan Jadi Bos Limbah Medis

Yayuk menerangkan, faktor penyakit ini berasal dari polusi udara dan cuaca panas. Apalagi kondisi udara dan cuaca terik di Karawang sebelumnya terbilang cukup buruk.

“Paling rendah itu di bulan April 10.687 kasus,” terangnya.

Di samping itu, ia memaparkan bahwa kasus ispa tertinggi di Kabupaten Karawang terjadi di wilayah utara yakni Kecamatan Tirtamulya.

Dalam hal ini pihaknya tidak melakukan penelitian dari segi wilayah, hanya mendata dan menemukan wilayah utara lebih banyak mengalami kasus ispa dibandingkan Karawang Kota.

Baca juga: Kemenag Karawang Gelar Riung Mumpulung Bersama Ratusan Pegawai Pensiunan

“Kita tidak melakukan penelitian penyebab kasus tinggi di sana. Tirtamulya sebanyak 10.189 kasus dan Karawang wilayah kota hanya 1.570 kasus,” paparnya.

Meskipun begitu Dinkes Karawang tetap melakukan langkah pencegahan dengan memberikan imunisasi PVC terhadap anak-anak. Atas kasus ini, Yayuk berharap masyarakat Karawang untuk tetap berhati-hati dan menerapkan pola hidup sehat.

“Kami sudah memberikan imunisasi PVC sebanyak 3x untuk 38.768 anak. Selain itu masyarakat Karawang harus tetap perilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.