KARAWANG – Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku, partainya belum punya jagoan untuk diusung menjadi bakal calon (balon) Gubernur Jawa Barat (Jabar) dalam Pilkada serentak 2024.
Hal itu disampaikan AHY saat melakukan safari politik ke Karawang, Jawa Barat pada Senin (11/12) kemarin. Dia menyatakan, untuk mengusung balon Gubernur Jabar tidak sembarangan karena harus melalui survei mendalam.
Dalam kesempatan itu AHY didampingi istrinya, Anisa Pohan Yudhoyono, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto, Ketua DPC Karawang Pendi Anwar, serta para kader partai berlambang bintang segitiga berwarna dari Karawang, Purwakarta, dan Bekasi.
Baca juga: Safari Politik Ke Karawang, AHY Optimis Raih Dua Kursi di Dapil VII Jabar
Sementara untuk Jawa Timur, Partai Demokrat telah menyatakan dukungan kepada Khofifah Indar Parawansa sebagai Balon Gubernurnya.
“Kami belum menentukan nama untuk Balongub Jabar. Masih butuh proses,” ujarnya.
Disebutkan pula, saat ini partai yang dipimpinnya tengah fokus terhadap pemilihan presiden dan pemilihan legislatif. Namun demikian, Pilkada pun tetap akan menjadi perhatiannya.
“Pilkada memang tidak bisa dikesampingkan. Tapi kami masih mendorong agar kader Partai Demokrat banyak terpilih menjadi anggota legislatif,” katanya.
Baca juga: Cawapres Gibran Sapa Ribuan Anak Muda di GOR Panatayuda Karawang
Dikatakan pula, untuk daerah pemilihan Jabar 7, yang meliputi Karawang, Purwakarta, dan Bekasi Partai Demokrat menargetkan dua kursi di DPR RI. Target tersebut cukup realistis kerana di dapil Jabar 7 ada dua “Srikandi” handal Partai Demokrat yang telah matang dalam berpolitik.
Dua Srikandi itu, lanjut AHY, adalah mantan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan incumbent anggota DPR RI, Vera Febiyanthi. Mereka sama-sama memiliki basis massa yang bisa mendorongnya menuju Senayan.
“Kami harap, dalam meraih simpati massa, mereka tidak saling berbenturan di lapangan. Sebab, kompetitor nyata adalah calon dari partai lain bukan, dari kalangan internal partai,” kata AHY.
Pernyataan AHY diamini Cellica Nurrachadiana. Dia menyatakan tidak ada konflik antara dirinya dengan Vera Febiyanthi, karena masing-masing memiliki basis masa yang berbeda.
“Kami memiliki kekuatan massa masing-masing. Tingal kita optimalkan upaya untuk meraih simpati dengan melakukan penembalan massa di wilayah masing-masing,” ujar Cellica. (*)














