Beranda News Cerita Quinsa Kayasa Remaja Karawang yang Raih Gelar Putri Lingkungan Jabar

Cerita Quinsa Kayasa Remaja Karawang yang Raih Gelar Putri Lingkungan Jabar

34
Quinsa Kayasa Fahira peraih Gelar Putri Lingkungan Provinsi Jawa Barat (Foto: Ist)

KARAWANG- Berawal dari iseng, Quinsa Kayasa Fahira (13) remaja kelahiran Karawang berhasil sabet gelar Putri Anak Lingkungan di Provinsi Jawa Barat.

Ibunda Quinsa, Wiwi Mulyani menceritakan, awal mula anaknya terjun ke dunia modeling karena ketidaksengajaan. Ia mengikutsertakan anaknya dalam kelas model, baru 3 kali pertemuan dirinya coba-coba mendaftarkan Quinsa diajang pemilihan Putri Lingkungan tingkat Jawa Barat.

“Awalnya daftar iseng, belum lama sekitar awal Januari. Pas itu ada orang yang tiba-tiba ngasih flyer, saya daftarkan ternyata lolos. Grand finalnya bulan lalu, dengan ketidaksengajaan ternyata Quin mendapat gelar putri lingkungan dengan posisi runner-up 4,” ungkapnya kepada tvberita.co.id pada Selasa, (27/6).

Baca juga: Bawaslu RI Umukan 7 Anggota Bawaslu Jabar Periode 2023-2028

Ia mengaku bangga dan terharu, tidak menyangka anaknya yang belum berpengalaman tak tanggung-tanggung bisa menyandang gelar Putri Lingkungan di tingkat Jawa Barat.

“Untuk kedepannya, saya belum tau Quinsa akan melebarkan sayap kemana. Bakatnya memang di seni, dari kecil dia sangat menyukai semua hal berbau seni. Selagi dia nyaman dan mampu, saya akan terus dukung,” tutur Wiwi.

Di samping itu, Quinsa menceritakan bahwa dirinya memang menyukai seni sedari kecil. Selain gelar Putri Lingkungan, sebelumnya ia telah mendapat gelar sebagai Puteri Tari Cilik Indonesia.

“Semua yang berbau seni itu aku suka, ngerasa enjoy. Kayak yang bunda bilang, kalau terjun dunia model itu awalnya gak sengaja. Itu aku memberanikan diri untuk ikut, sekaligus mencari pengalaman juga,” terangnya.

Baca juga: Sebentar lagi Reuni Akbar Unsika Bakal Digelar, Nama-Nama Ini Masuk Kandidat Ketua IKA

Quinsa sendiri mengaku sempat takut, karena saat mengikuti kontes pemilihan Putri Lingkungan di Jawa Barat peserta lain rata-rata sudah berpengalaman.

Jadi, tantangan paling besar bagi dirinya adalah penyesuaian diri.

“Ternyata pas udah terjun gak semenakutkan yang aku pikirin, takut gabisa melakukan yang terbaik karena baru pertamakali,” ujarnya.

Sebagi Putri Lingkungan yang lahir di Karawang, ia bertekad mengajak remaja-remaja seusianya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.

Ia berharap dirinya bisa menginspirasi dan memberikan contoh positif bagi banyak orang khususnya para remaja di Karawang.

“Pastinya aku bakal mengajak semua orang untuk menjaga lingkungan. Aku ingin menginspirasi teman-teman seusia aku bahwa menjaga dari hal kecil seperti buang sampah itu penting. Dengan gelar ini aku harus bisa memberikan contoh positif bagi banyak orang,” tutupnya.