KARAWANG-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar acara donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) di Gedung Aula UBP Karawang, Kamis (31/3/2022)
Ketua BEM FEB UBP Karawang, Leo Abdul Azis merasa miris melihat rumah sakit – rumah sakit yang ada di Kabupaten Karawang sedang mengalami krisis stok darah.
“Digelarnya kegiatan donor darah ini sebagai bentuk kepedulian BEM FEB UBP Karawang, karena mengingat Rumah sakit yang ada di Karawang sedang mengalami krisis darah,” kata Leo kepada wartawan.
Baca Juga:Â Waduh 44 Pasangan Bukan Suami Istri Digerebek Satpol PP
Leo juga mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan 100 kantong darah di kegiatan donor darah BEM FEB UBP Karawang.
“Kita targetnya 100 kantong, ini baru dapat sekitar 30 kantong lebih, dan kegiatan ini dibagi dua sesi, yang pertama jam 09.00 – 13.00 di UBP, dari 13.00- malam di Kantor PMI Karawang,” ujarnya.
Ia juga membeberkan berdasarkan informasi dari PMI Karawang stok kantong darah semakin menipis masih jauh dari kondisi normal.
Baca Juga:Â Dedi Mulyadi Si Gembala Kambing yang Jadi Profesor
“Berdasarkan info dari PMI, stok kantong darah normalnya ada 1000 kantong, dan ini masih kurang sebanyak 40 persen. Untuk golongan darah A sebanyak 120 kantong, B sebanyak 157 kantong, O sebanyak 302 kantong dan AB sebanyak 47 kantong,” jelasnya.
Leo juga berharap akan banyak lagi masyarakat yang mau mendonorkan darah untuk membantu saudara- saudara yang membutuhkan darah.
“Alhamdulillah sangat antusias, yang mendonorkan darah disini bukan hanya mahasiswa dari FEB UBP saja masyarakat umum juga tadi ada yang ikut donor darah disini, semoga ini dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah,” pungkasnya. (ddi)














