beritapasundan.com – Berat badan yang meningkat adalah masalah yang umum dihadapi oleh banyak orang di seluruh dunia.
Sangat penting untuk kita memahami penyebabnya agar dapat mengelola dan mencegah obesitas serta penyakit terkait.
Berikut beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan:
Baca juga: Manfaat Kacang Mede Untuk Kesehatan, Baik Untuk Ibu Hamil
1. Pola Makan Tidak Seimbang
Mengonsumsi kalori berlebih, terutama dari makanan yang tinggi lemak, gula, dan karbohidrat olahan, adalah penyebab utama berat badan meningkat. Seperti makanan cepat saji, minuman manis, dan camilan tinggi kalori, dapat menambah asupan kalori harian secara signifikan.
2. Kurangnya Aktivitas Fisik
Kurangnya aktivitas fisik adalah faktor lain yang berkontribusi pada kenaikan berat badan. Ketika kurang olahraga, berarti tubuh tidak membakar kalori yang cukup, yang kemudian disimpan sebagai lemak.
3. Genetika
Faktor genetika juga dapat mempengaruhi berat badan. Dalam hal ini, beberapa orang mungkin memiliki metabolisme yang lebih lambat atau kecenderungan genetik untuk menyimpan lemak lebih banyak dibandingkan yang lain.
4. Gangguan Hormonal
Beberapa kondisi medis seperti hipotiroidisme, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan gangguan hormon lainnya dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Sebab perlu diketahui bahwa hormon memainkan peran penting dalam mengatur metabolisme dan penyimpanan lemak.
Baca juga: 3 Manfaat Racikan Kopi dengan Bubuk Cokelat, Bisa Jaga Kesehatan Jantung
5. Pengaruh Obat-obatan
Beberapa obat-obatan, termasuk antidepresan, obat antipsikotik, dan steroid, dapat menyebabkan kenaikan berat badan sebagai efek samping lho. Obat-obatan ini dapat mempengaruhi nafsu makan dan metabolisme.
6. Stres dan Emosi
Stres kronis dan faktor emosional dapat mempengaruhi pola makan seseorang. Banyak orang cenderung makan berlebihan atau memilih makanan tidak sehat sebagai mekanisme koping ketika sedang stres atau emosional.
7. Kurang Tidur
Tidur yang tidak cukup atau berkualitas buruk dapat mempengaruhi keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, seperti ghrelin dan leptin. Ini dapat menyebabkan peningkatan nafsu makan dan makan berlebihan.
8. Penuaan
Seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh cenderung melambat, dan massa otot berkurang. Ini berarti tubuh membakar kalori lebih sedikit, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan jika asupan kalori tidak dikurangi.
Baca juga: Segudang Manfaat Wedang Uwuh Bagi Kesehatan
9. Lingkungan dan Kebiasaan Sosial
Lingkungan tempat tinggal, kebiasaan sosial, dan budaya makan juga mempengaruhi berat badan. Akses mudah ke makanan cepat saji, porsi makan yang besar, dan kebiasaan makan bersama-sama dengan teman atau keluarga dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan.
Cara Mengatasi Berat Badan Berlebih
Mengelola berat badan memerlukan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Berikut beberapa langkah yang bisa kita diambil:
- Menerapkan Pola Makan Sehat: Fokus pada makanan yang bergizi seimbang, termasuk sayuran, buah-buahan, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh.
- Aktivitas Fisik Rutin: lakukan olahraga secara teratur, minimal 150 menit per minggu. Hal ini bisa membantu membakar kalori dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
- Manajemen Stres: Menggunakan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau hobi yang menyenangkan untuk mengurangi stres.
- Tidur yang Cukup: Pastikan anda memiliki kualitas tidur yang baik dan cukup, sekitar 7-9 jam per malam.
- Konsultasi Medis: Berkonsultasilah dengan profesional kesehatan untuk kondisi medis yang mungkin mempengaruhi berat badan, dan diskusikan alternatif obat jika diperlukan.
Baca juga: 3 Takaran Membuat Kopi Ala Barista, Pas Buat Teman Nongkrong
Mengidentifikasi penyebab spesifik dari penambahan berat badan adalah langkah utama menuju solusi yang efektif. Dengan pemahaman dan tindakan yang tepat, berat badan yang sehat dapat dicapai dan dipertahankan. (*)














