beritapsundan.com – Setiap tahun, momen Lebaran selalu dipenuhi dengan berita kemacetan di berbagai wilayah.
Pada Lebaran 2024 kali ini, kemacetan terparah terjadi di Tol Cikopo-Palimanan atau Tol Cipali menuju tol Cikampek arah Jakarta di saat puncak arus balik Lebaran.
Menurut pengakuan salah satu pemudik dari Jawa Tengah yang dikutip oleh salah satu media, mengatakan bahwa dirinya terjebak di kemacetan selama hampir 12 jam di Tol Cipali Km 459 di wilayah Semarang.
Baca juga:Â Lembah Watu Pawon: Menikmati Keindahan Pantai Kuyon dan Batu Karang yang Eksotis
Pemudik tersebut juga menjelaskan bahwa petugas sudah memberlakukan sistem satu arah atau one way. Tapi kemacetan masih tetap terjadi.
Dilansir dari berbagai sumber, kemacetan tersebut disebabkan oleh adanya pertemuan dua arus jalan yang terjadi di titik KM 62 yang merupakan rest area dan KM 66.
Deretan Negara Termacet di Dunia
Berbicara tentang macet, sebagian dari kita mungkin akan menobatkan Jakarta sebagai kota termacet di dunia.
Kota Jakarta memang terkenal dengan kemacetannya. Bahkan warga Jakarta sendiri, sering mengeluhkan kemacetan yang terjadi setiap harinya.
Tapi mengejutkannya, berdasarkan Traffic Index yang dikeluarkan oleh TomTom di tahun 2023 kemarin, Jakarta tidak masuk 5 besar kota termacet di dunia.
Lantas, negara atau kota manakah yang dinobatkan sebagai negara termacet di dunia? Berikut daftarnya:
Baca juga:Â Vanaprastha Park Candi Gedong Songo, Menikmati Keindahan Hutan Pinus
Toronto, Kanada
Kanada termasuk salah satu negara paling macet di dunia, dimana para pengendara di negara ini menghabiskan sekitar 29 menit untuk menempuh 10 kilometer.
Menariknya, rata-rata kehilangan waktu akibat kemacetan di negara ini jauh lebih cepat dibandingkan deretan negara-negara lain yang masuk dalam daftar ini, yakni 4 hari 2 jam atau 98 jam per tahun.
Milan, Italia
Di posisi selanjutnya ada Italia, tepatnya di Kota Milan, dengan rata-rata menghabiskan waktu sekitar 28 menit 50 detik untuk menempuh 10 kilometer.
Berdasarkan hasil laporan TomTom, pengendara di kota ini menghabiskan waktu selama 137 jam atau setara 5 hari 17 jam per tahun di dalam kemacetan.
Lima, Peru
Berikutnya ada Peru, tepatnya di Kota Lima, dimana para pengendara di kota ini menghabiskan waktu 28 menit 30 detik untuk menempuh jarak 10 kilometer.
Rata-rata waktu yang dihabiskan dalam setahun akibat kemacetan di negara ini mencapai 157 jam atau 6 hari 13 jam dalam setahun.
Mengejutkannya, jumlah tersebut naik 1 hari 2 jam 13 menit dibandingkan di tahun 2022.
Pune, India
Masih di negara India, Pune masuk dalam daftar kota termacet di dunia, dimana para pengendara di kota ini menghabiskan 27 menit 50 detik untuk menempuh jarak 10 kilometer.
Rata-rata waktu yang dihabiskan dalam setahun di kota ini mencapai 128 jam atau sekitar 5 hari 8 jam. Durasi tersebut naik 7 jam 37 menit dari hasil laporan tahun 2022.
Manila, Filipina
Filipina menjadi negara satu-satunya dari Asia Tenggara yang masuk dalam daftar negara termacet di dunia.
Berdasarkan hasil laporan TomTom, pengendara di negara ini membutuhkan waktu selama 27 menit 20 detik untuk menempuh jarak 10 kilometer, dengan rata-rata kehilangan waktu di jalan selama 105 jam setahun.
Indonesia di Urutan ke Berapa?
Bila dilihat dari hasil laporan indeks kemacetan yang dikeluarkan oleh TomTom, kota Jakarta, Indonesia, berada di urutan ke-30 sebagai negara termacet di dunia, dengan estimasi waktu 23 menit 20 detik untuk menempuh jarak 10 kilometer.
Rata-rata waktu yang dihabiskan warga Jakarta di dalam kemacetan dalam setahunnya mencapai 117 jam atau setara 4 hari 21 jam.
Mengejutkannya, waktu tersebut naik sebesar 10 jam 21 menit dibandingkan hasil laporan tahun 2022. (*)














