beritapasundan.com – Setiap tahun, hampir semua produsen elektronik besar memproduksi produk-produk baru dengan fitur dan desain yang beragam.
Berkat produktivitas mereka, semua orang bisa menggunakan perangkat elektronik terbaru dengan kecanggihan yang luar biasa.
Namun, di balik meningkatnya produksi perangkat tersebut, jumlah limbah elektronik (e-waste) yang dihasilkan per tahun di seluruh dunia naik dua kali lipat dalam 12 tahun, menjadi 62 miliar kg pada tahun 2022.
Baca juga:Â Inilah Perbandingan Harga dan Kecepatan Internet dari Starlink, IndiHome, Biznet, dan First Media
The Global E-waste Monitor juga melaporkan bahwa jumlah sampah elektronik ini diproyeksikan akan meningkat menjadi 120 miliar kg pada tahun 2030.
Negara Penghasil Sampah Elektronik Terbanyak
Untuk informasi selengkapnya, mari simak daftar negara penghasil e-waste terbanyak di dunia yang dikutip dari laporan The Global e-Waste:
- China: 12.066 juta kg per tahun
- Amerika Serikat: 7.188 juta kg per tahun
- India: 4.137 juta kg per tahun
- Jepang: 2.638 juta kg per tahun
- Brasil: 2.443 juta kg per tahun
- Rusia: 1.910 juta kg per tahun
- Indonesia: 1.886 juta kg per tahun
- Jerman: 1.767 juta kg per tahun
- Inggris: 1.652 juta kg per tahun
- Meksiko: 1.499 juta kg per tahun
Berdasarkan data di atas, China berada di posisi teratas sebagai negara penghasil e-waste terbanyak di dunia, sebanyak 12 juta kg per tahun.
Baca juga:Â Peneliti Temukan Aplikasi Malware Menyamar Jadi WhatsApp Hingga X
Hal ini tidak mengherankan, sebab China adalah negara produsen elektronik global yang banyak memproduksi perangkat elektronik yang digunakan di seluruh dunia.
Di posisi kedua ada Amerika Serikat yang menghasilkan 7.188 juta kg sampah elektronik per tahun.
Ironisnya, tingkat sampah elektronik per kapita di negara ini mencapai 21,3 kg per kapita.
Ketiga ada India yang menghasilkan sampah elektronik sebanyak 4.137 juta kg per tahun. Namun, tingkat e-waste per kapita India hanya sebesar 2,9 kg per kapita.
Berikutnya ada Jepang dengan 2.638 juta kg e-waste per tahun, Brasil sebesar 2.443 juta kg e-waste per tahun, Rusia 1.910 juta kg, dan Indonesia sebesar 1.886 juta kg e-waste per tahun.
Tiga negara terakhir, selain menghasilkan e-waste tahunan terbanyak, tingkat sampah elektronik per kapitanya juga terhitung cukup tinggi.
Jerman menghasilkan e-waste sebesar 1.767 juta kg dengan tingkat e-waste per kapita sebesar 21,2 kg.
Baca juga:Â Dengan Fitur Ini, WhatsApp Tetap Terkoneksi Walau Tak Ada Internet
Lalu ada Meksiko yang menghasilkan e-waste tahunan sebesar 1.499 juta kg, dengan tingkat e-waste per kapita sebesar 11,8 kg.
Terakhir, ada Inggris yang menghasilkan sampah elektronik sebesar 1.652 juta kg, tetapi tingkat e-waste per kapitanya menjadi yang terbanyak, yakni 24,5 kg per kapita. (*)














