beritapasundan.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat tengah mematangkan program West Java Railway Heritage, sebagai strategi inovatif untuk mengoptimalkan potensi pariwisata melalui jalur kereta api.
Program ini dirancang untuk menghubungkan destinasi-destinasi wisata di berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat menggunakan kereta penumpang maupun kereta wisata. Dalam rapat bersama mitra strategis akhir pekan lalu, Disparbud Jabar menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), PT GoTo Gojek Tokopedia, PT Bluebird Group, serta sejumlah asosiasi industri pariwisata dan transportasi seperti ASITA, PHRI, PUTRI, dan Organda Jawa Barat.
Kepala Disparbud Jabar Iendra Sofyan menyampaikan bahwa program ini mengusung konsep cruising tourism, di mana wisatawan bisa naik kereta dan berhenti di beberapa titik untuk mengeksplorasi berbagai daya tarik wisata di sekitar stasiun.
Baca juga: Teriak ‘Bom’ di Pesawat Lion Air, Pria Inisial H Jadi Tersangka
“Pariwisata Jawa Barat sudah berjalan, tapi tetap menghadapi tantangan sesuai paradigma dan waktu. Kita harus terus berinovasi,” ujar Iendra, dikutip Senin (4/8/2025).
Tujuan & Manfaat
West Java Railway Heritage diharapkan mampu:
- Meningkatkan pergerakan wisatawan domestik maupun mancanegara.
- Membuka akses wisata ke daerah-daerah non-konvensional.
- Menghidupkan kembali potensi konektivitas jalur kereta yang sudah lama terhubung antarprovinsi seperti Jawa Barat–Jawa Tengah/Jawa Timur, Jawa Barat–Jakarta, serta kawasan Bandung Raya.
Program ini juga diproyeksikan sebagai bentuk branding pariwisata baru, dengan memanfaatkan kenyamanan layanan kereta yang disediakan KAI dan KCIC.
Baca juga: Pecinta Olahraga Karawang Kini Bisa Belanja Perlengkapan Asics Harga Miring di Villaggio
Model Kolaborasi dan Ekspansi
Dalam implementasinya, West Java Railway Heritage akan melibatkan kerja sama multipihak, termasuk:
- Penyusunan paket wisata terintegrasi
- Aktivasi promosi dan penguatan branding
- Kolaborasi bisnis dan ekosistem pariwisata
- Monitoring dan pengembangan berkelanjutan
- Ekspansi nasional dan internasional
“Konektivitas berbasis rel ini adalah potensi luar biasa yang dimiliki Jawa Barat. Dari rel zaman dahulu hingga kereta cepat modern, semuanya ada di sini. Ini bisa jadi kekuatan branding kita,” tegas Iendra. (*)














