Beranda Headline Wapres Gibran Instruksikan Prioritas Kesehatan Saat Tinjau Banjir Karawang

Wapres Gibran Instruksikan Prioritas Kesehatan Saat Tinjau Banjir Karawang

16
Banjir karawang
Tinjau banjir Karawang, Wapres Gibran tekankan prioritas pelayanan kesehatan. (Foto: Istimewa) 

KARAWANG – Wakil Bupati Karawang H. Maslani bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rangkabuming Raka meninjau langsung lokasi banjir Karawang di Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Senin (19/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran meninjau sejumlah posko pengungsian utama yang menampung warga terdampak banjir Karawang, di antaranya Posko DTA Al-Furqon, Posko Masjid Al-Furqon, serta Posko Aula Kelurahan Tanjungpura.

Baca juga: BPBD Karawang Rilis Update Banjir: 12 Kecamatan dan 26 Desa Terdampak

Wakil Bupati Karawang menyampaikan bahwa Wapres Gibran menekankan pentingnya memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi para pengungsi, terutama kelompok rentan.

“Pak Wapres menekankan agar pelayanan kesehatan benar-benar diprioritaskan, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas di posko pengungsian,” ujar Wakil Bupati Karawang.

Selain pelayanan kesehatan, Wapres Gibran juga menginstruksikan agar seluruh kebutuhan pengungsi terdampak banjir Karawang segera dilakukan pendataan secara menyeluruh dan dipenuhi sesuai kebutuhan di lapangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat penanganan darurat serta mendukung proses pemulihan pascabanjir.

Baca juga: BPBD Karawang Lakukan Asesmen dan Penanganan Darurat Banjir

“Insya Allah akan kami rekap. Mulai dari rumah yang rubuh, kebutuhan WC portable, hingga kekurangan logistik lain yang dibutuhkan para pengungsi di posko pengungsian,” ujar Wakil Bupati.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat proses pemulihan, peningkatan pelayanan kesehatan, serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir Karawang yang masih berada di posko pengungsian. (*)