Beranda Headline Wakil Bupati Karawang Resmi Menutup Latsar CPNS Golongan II dan III Tahun...

Wakil Bupati Karawang Resmi Menutup Latsar CPNS Golongan II dan III Tahun 2025

453
Latsar CPNS 2025
Foto bersama Wakil Bupati Karawang, H. Maslani bersama peserta terbaik Latsar CPNS. (Foto: istimewa)

KARAWANG – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan Golongan III Angkatan I hingga VIII Tahun 2025. Penutupan berlangsung di Aula Husni Hamid, Senin (22/12/2025), sekaligus menjadi puncak rangkaian Pelantikan CPNS Tahun 2025 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pelatihan, khususnya kepada CPNS yang berhasil meraih predikat lulusan terbaik di masing-masing angkatan. Ia menegaskan bahwa kelulusan Latsar bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian sebagai aparatur sipil negara.

Baca juga: Dari Karawang untuk Palestina, Bupati Hadiri Pementasan Teater Kemanusiaan

“Lulus Latsar bukan berarti selesai, tapi justru menjadi awal dari pengabdian yang sesungguhnya kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Wakil Bupati.

Latsar CPNS Tahun 2025 ini diikuti oleh 288 peserta, terdiri dari 120 peserta laki-laki dan 168 peserta perempuan. Pelatihan tersebut bertujuan membekali CPNS dengan pemahaman nilai-nilai dasar ASN, kedisiplinan, kemampuan adaptasi dalam dunia kerja, serta orientasi pada pelayanan publik.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karawang, Gerry S. Samrodi, menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan seluruh peserta yang dinyatakan lulus. Ia menjelaskan bahwa sejumlah CPNS berhasil masuk dalam kategori peserta terbaik melalui proses seleksi dan penilaian yang ketat.

“Penentuan peserta terbaik dilakukan melalui empat tahapan. Dari sekitar 40 peserta, mengerucut menjadi 30, kemudian masuk 10 besar, hingga akhirnya terpilih tiga terbaik,” jelasnya.

Gerry menambahkan, proses penilaian dimulai dari poin nol dan dilakukan secara objektif oleh tim pengajar serta penguji. Sementara itu, pihak penyelenggara hanya berperan dalam memberikan arahan teknis selama pelaksanaan pelatihan.

Baca juga: Pemkab Karawang Padukan Peringatan HKN ke-61 dan HKSN 2025

“Seluruh hasil penilaian direkap dan diumumkan hari ini di aula,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ASN, khususnya PNS yang didominasi oleh generasi Z, diharapkan mampu menjadi ujung tombak perubahan birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“PNS harus mampu bekerja cepat, cerdas, dan adaptif. Kinerjanya juga harus benar-benar dirasakan dan diterima oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)