
KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelayanan publik dengan ikut berpartisipasi pada Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Telukjambe Timur, Selasa, 11 November 2025.
Partisipasi tersebut menjadi bukti sinergi antara UNSIKA dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan, edukasi, serta informasi langsung kepada masyarakat.
Melalui stan khusus, UNSIKA menampilkan berbagai program unggulan kampus, mulai dari layanan penerimaan mahasiswa baru, informasi program studi, hingga program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Baca juga: Kolaborasi Disparbud dan Trisakti Multimedia Latih UMKM Kuasai Strategi Digital
Rektor UNSIKA Prof. Dr. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., melalui Ketua Tim Humas dan Kerja Sama, Anna Rosmarina, menegaskan bahwa kehadiran UNSIKA di Gebyar PATEN merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi terhadap transformasi pelayanan publik yang inklusif.
“Kami ingin UNSIKA hadir lebih dekat dengan masyarakat. Pada Gebyar PATEN ini kami dapat menyampaikan hasil riset, informasi pendidikan, dan inovasi yang bermanfaat bagi warga Karawang,” kata Anna.
Ia menambahkan, UNSIKA tidak hanya berfungsi sebagai lembaga akademik, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam peningkatan literasi, inovasi, dan kesejahteraan masyarakat.
“UNSIKA akan terus menjadi bagian dari solusi tantangan pembangunan daerah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah akan mempercepat terwujudnya masyarakat yang cerdas, produktif, dan berdaya saing,” lanjutnya.
Anna menjelaskan bahwa kegiatan seperti Gebyar PATEN menjadi ruang efektif bagi UNSIKA dalam memperkenalkan perannya sebagai pusat pengetahuan yang adaptif dan menggerakkan perubahan sosial.
Baca juga: Revolusi Desain AI: Disparbud Karawang Dorong UMKM Adaptasi Digital
“Melalui tridharma—pendidikan, penelitian, dan pengabdian—UNSIKA ingin terus menumbuhkan harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan partisipasi ini, UNSIKA kembali menegaskan posisinya sebagai universitas negeri Karawang yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pengabdian. (*)













