
KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar wisuda dua sesi pada 18–19 November 2025. Total 1.571 lulusan dari program S1, D3, dan S2 resmi dikukuhkan. Fakultas Teknik Unsika menjadi salah satu penyumbang lulusan terbesar dengan 208 wisudawan dan wisudawati.
Dekan Fakultas Teknik, Ir. Iwan Nugraha Gusniar, menegaskan komitmen fakultas dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi perkembangan industri. Menurutnya, lulusan Fakultas Teknik tidak hanya dituntut menguasai kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan abad ke-21 seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, serta kepemimpinan.
“Pengembangan keterampilan abad ke-21 menjadi fokus Fakultas Teknik Unsika. Integrasi teknologi terbaru dalam pembelajaran dan penelitian terus dilakukan,” ujarnya. Iwan menambahkan, kerja sama dengan berbagai industri terus diperkuat agar lulusan memahami kebutuhan dunia kerja.
Pada sesi pertama wisuda, Fakultas Teknik Unsika melepas 208 lulusan dari empat jurusan, yaitu Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Lingkungan, dan Teknik Industri. Iwan juga menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan momentum awal bagi lulusan untuk terus berkembang melalui studi lanjut maupun kegiatan produktif seperti wirausaha.
Ia optimistis terhadap peluang kerja lulusan teknik tahun ini. Menurutnya, permintaan industri terhadap lulusan Unsika terus meningkat. PT Yadea Bekasi meminta 65 lulusan, sementara PT Sany membuka peluang bagi 100 lulusan teknik.

Ketua BEM Fakultas Teknik Unsika, Jordan, menyebut bahwa tugas akhir menjadi tantangan terbesar bagi mahasiswa teknik. Khusus di Teknik Elektro, mahasiswa didorong menghasilkan inovasi. “Beberapa karya terbaik tahun ini antara lain Trolley Human Following serta teknologi filtrasi air bersih,” jelasnya. Jordan berharap akreditasi fakultas semakin meningkat dan hubungan antara dosen dan mahasiswa makin harmonis.
Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan, Hafizh, turut berharap lulusan mampu memberikan kontribusi nyata, terutama dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Dari 20 lulusan Teknik Lingkungan, kami berharap mereka dapat membawa perubahan positif bagi bumi dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dengan jumlah lulusan yang besar dan permintaan industri yang tinggi, Fakultas Teknik Unsika optimistis mampu terus meningkatkan kualitas dan mencetak lulusan yang unggul serta relevan dengan kebutuhan zaman. (*)













