
KARAWANG – United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) menggelar kampanye bertajuk “Pencarian Pendekar Anak” di Atrium Karawang Central Plaza (KCP), mulai 12 September hingga 22 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari misi UNICEF untuk mendukung pengentasan stunting di Indonesia.
Acara tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya stunting yang dapat menghambat tumbuh kembang anak, baik dari sisi fisik, mental, maupun sosial. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penggalangan dana (fundraising) guna mendukung berbagai program UNICEF di bidang kesehatan anak.
Syifa, Fundraiser UNICEF, menjelaskan bahwa kampanye “Pendekar Anak” di Karawang dirancang untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan stunting.
Baca juga: Edukasi Remaja Putri dan Ibu Hamil Jadi Strategi Kunci Turunkan Stunting di Karawang
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata UNICEF dalam mengentaskan stunting di Karawang. Stunting tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga aspek psikis, sanitasi, kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, hingga kondisi ekonomi dan kasih sayang dari keluarga,” ujarnya.
Fokus pada Pencegahan Stunting Sejak Dini
UNICEF selama ini dikenal melalui sejumlah program unggulan, meliputi sektor kesehatan, pendidikan, perlindungan ibu dan anak, serta dukungan untuk pengungsi. Dalam kampanye “Pendekar Anak” tahun ini, UNICEF menitikberatkan pada penggalangan donasi untuk mendukung program pencegahan stunting di Indonesia.
Menurut Syifa, penanganan stunting harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sejak bayi lahir, agar tidak menghambat kualitas pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
“Stunting sangat membahayakan, karena berdampak langsung pada masa depan generasi penerus. Indonesia membutuhkan anak-anak yang sehat agar mampu bersaing secara global,” tegasnya.
Ajak Masyarakat Jadi Pendekar Anak
Melalui kampanye “Pendekar Anak”, UNICEF mengajak masyarakat Karawang dan sekitarnya untuk menjadi bagian dari gerakan besar pencegahan stunting. Partisipasi masyarakat dinilai krusial dalam menciptakan lingkungan sehat dan mendukung tumbuh kembang anak Indonesia.
Baca juga: Sosialisasi MBG di Karawang Tekankan Gizi Seimbang dan Keamanan Pangan
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif menjadi pendekar anak, baik melalui donasi maupun perubahan perilaku hidup sehat di keluarga masing-masing,” tambah Syifa.
UNICEF menargetkan kegiatan ini dapat memperluas jangkauan edukasi dan dukungan masyarakat terhadap isu stunting, tidak hanya di Karawang, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia. (*)













