Beranda Headline UBP Karawang Teguhkan Nilai Kebangsaan melalui Kuliah Jatidiri Bangsa

UBP Karawang Teguhkan Nilai Kebangsaan melalui Kuliah Jatidiri Bangsa

36
Ubp karawang
Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menyelenggarakan Kuliah Kebangsaan Mata Kuliah Jatidiri Bangsa (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menyelenggarakan Kuliah Kebangsaan Mata Kuliah Jatidiri Bangsa dengan tema Internalisasi Nilai-nilai Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi Warga Negara Muda Indonesia pada Sabtu, 16 November 2024. Acara ini diikuti oleh 1.974 mahasiswa semester tiga dari 11 Program Studi (Prodi) di UBP Karawang.

Kegiatan yang menjadi bagian dari mata kuliah khas UBP Karawang ini menghadirkan dua narasumber, yakni Koordinator Program Studi PPKn Universitas Ahmad Dahlan, Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan AIK Universitas Muhammadiyah Jakarta, Dr. Septa Candra, SH., MH.

Baca juga: Menginspirasi! Anak Penjual Nasi Uduk Raih Predikat Mahasiswa Terbaik di UBP Karawang

Koordinator Mata Kuliah Jatidiri Bangsa, Erwin Susanto, menjelaskan bahwa kuliah ini merupakan wujud visi dan misi UBP Karawang yang berwawasan kebangsaan dan bereputasi internasional. Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan nilai-nilai kebangsaan dan kesadaran bela negara.

“Pelaksanaannya dilakukan secara online dan offline, dan merupakan bagian dari program wajib bagi mahasiswa semester ganjil. Mata kuliah ini juga mencakup kegiatan upacara peringatan hari besar nasional hingga kunjungan ke tempat bersejarah,” ujar Erwin.

Sebagai contoh, mahasiswa telah mengikuti Upacara Peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober lalu. Selanjutnya, akan ada kunjungan sejarah ke Monumen Rawagede pada akhir November, sebagai upaya mengenang perjuangan bangsa.

Pentingnya Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd, menegaskan bahwa wawasan kebangsaan adalah modal penting bagi generasi muda dalam mencintai dan memahami bangsa Indonesia. “Bagaimana bisa membela negara jika tidak cinta, dan bagaimana bisa cinta jika tidak mengenal. Oleh karena itu, wawasan kebangsaan harus terus ditanamkan,” katanya.

Sementara itu, Dr. Septa Candra, SH., MH, menyampaikan bahwa bela negara adalah amanat konstitusi yang wajib dilakukan oleh seluruh warga negara, termasuk generasi muda. Ia menekankan pentingnya memfilter budaya asing dan memanfaatkan teknologi secara bijak agar tidak melunturkan jati diri bangsa.

“Generasi muda perlu selektif terhadap teknologi dan budaya asing. Jangan sampai kehilangan identitas nasional di tengah derasnya arus globalisasi. Bahkan dalam penggunaan teknologi seperti AI, mahasiswa harus tetap mengedepankan pemikiran kritis,” ujarnya.

Baca juga: Seribu Mahasiswa UBP Karawang Ikuti Seminar Pandidikan Agama Islam

Melalui mata kuliah ini, UBP Karawang berharap dapat menghasilkan generasi muda yang tidak hanya memahami wawasan kebangsaan dan bela negara, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. (*)