Beranda Lifestyle Tips Menyimpan Buku agar Terbebas dari Bercak Kuning

Tips Menyimpan Buku agar Terbebas dari Bercak Kuning

13
Ilustrasi Buku Cara Mengelola Keuangan (Foto: Pixabay)

Beritapasundan.con– Buku merupakan sumber pengetahuan yang tak ternilai, namun sering kali pemilik buku menghadapi masalah umum: kertas yang menguning seiring berjalannya waktu.

Penguningan ini disebabkan oleh oksidasi dan paparan kelembapan yang mengakibatkan selulosa dalam kertas terurai. Agar buku tetap awet dan terhindar dari kerusakan, ada beberapa tips sederhana yang dapat diikuti.

1. Simpan di Tempat yang Sejuk dan Kering
Kondisi suhu dan kelembapan sangat memengaruhi ketahanan kertas. Sebaiknya, buku disimpan di tempat yang sejuk dan kering, dengan suhu ruangan ideal antara 18-22 derajat Celsius dan kelembapan sekitar 50%.

Hindari menyimpan buku di ruangan yang lembap seperti dekat kamar mandi atau dapur, karena kelembapan dapat mempercepat proses penguningan dan menyebabkan jamur.

Baca juga: Mengintip Perpustakaan Terbesar di Indonesia: Destinasi Wajib Pecinta Buku

2. Jauhkan dari Paparan Sinar Matahari Langsung
Sinar ultraviolet dari matahari dapat merusak kertas dan menyebabkan penguningan lebih cepat. Simpan buku di rak yang tidak terkena cahaya matahari langsung, atau gunakan tirai dan penutup untuk melindungi buku dari paparan sinar berlebih. Jika memungkinkan, simpan buku di ruangan dengan pencahayaan buatan yang lembut.

3. Gunakan Pembungkus atau Sampul Plastik Bebas Asam
Pembungkus plastik bebas asam (acid-free) sangat dianjurkan untuk melindungi buku dari oksidasi. Plastik bebas asam membantu menjaga kelembaban yang stabil dan mencegah kertas bersentuhan langsung dengan debu dan udara. Sampul plastik ini juga bisa menghindari risiko kerusakan fisik seperti lipatan atau goresan.

4. Jaga Sirkulasi Udara
Pastikan rak buku Anda memiliki sirkulasi udara yang baik. Buku yang disimpan dalam kondisi terlalu tertutup atau rapat bisa membuat kelembapan terperangkap, yang akhirnya mempercepat kerusakan. Sesekali buka rak atau lemari penyimpanan untuk membiarkan udara segar masuk dan menjaga kelembapan tetap stabil.

Baca juga: Daftar Buku yang Dilarang di Indonesia: Mengapa Dianggap Berbahaya?

5. Atur Posisi Penyimpanan yang Tepat
Simpan buku secara tegak dan jangan terlalu rapat di rak, karena tekanan antar buku bisa merusak punggung (spine) buku dan membuat halaman dalam terlipat. Buku yang besar dan berat sebaiknya disimpan dalam posisi horizontal agar beratnya tidak merusak bagian punggungnya.

Gunakan pembatas buku untuk mencegah buku jatuh atau miring, yang bisa menyebabkan punggung buku menjadi bengkok.

6. Bersihkan Buku Secara Berkala
Bersihkan buku dari debu dan kotoran secara berkala dengan menggunakan kain lembut atau kuas. Pastikan untuk membersihkan debu yang menempel pada sisi atas buku dan di antara halaman, karena debu yang menumpuk bisa menyebabkan kertas rapuh dan mudah menguning.

7. Gunakan Silika Gel atau Arang Aktif

Untuk membantu menjaga kelembapan tetap stabil di area penyimpanan, Anda bisa menempatkan silika gel atau arang aktif di dekat rak buku. Bahan-bahan ini membantu menyerap kelembapan berlebih yang bisa mempercepat proses penguningan kertas. Gantilah silika gel secara rutin agar tetap efektif.

8. Hindari Kontak dengan Tangan Kotor atau Berminyak
Tangan yang kotor atau berminyak bisa meninggalkan noda permanen pada kertas dan mempercepat kerusakan. Sebelum membaca atau memegang buku, pastikan tangan dalam kondisi bersih. Penggunaan sarung tangan berbahan katun juga bisa menjadi solusi saat menangani buku-buku yang sangat berharga atau antik.

Dengan memperhatikan cara penyimpanan yang tepat, buku dapat bertahan lebih lama dan terhindar dari kerusakan seperti penguningan. Menjaga kelembapan dan suhu yang stabil, menghindari paparan sinar matahari langsung, serta membersihkan buku secara rutin adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan koleksi buku tetap awet dan dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama.