Beranda Headline Tidak Mau Disalahkan, Acep Jamhuri Curhat Soal Pedestrian

Tidak Mau Disalahkan, Acep Jamhuri Curhat Soal Pedestrian

304

BEPAS, KARAWANG – Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri curhat soal pembangunan pedestrian. Kegagalan proyek pedestrian, kata Acep, bukan sepenuhnya kesalahan dinasnya.

Kepada BERITA PASUNDAN, Acep juga menumpahkan rasa kecewanya karena semua permasalahan gagalnya pembangunan pedestrian itu ditimpakan kepada dinasnya saja.

Menurut Acep, jangan semuanya menyalahkan Dinas PUPR, karena untuk membangun pedestrian seperti di Kota Bandung, perlu ada sinergitas yang baik dari dinas terkait.

“Harus ada koordinasi yang baik untuk turut sama-sama ikut membenahi, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja.”

“Pedestrian itu rusak, karena kurangnya sinergitas dengan instansi terkait. Dinas PUPR memang yang membuat pedestrian, namun hal tersebut tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab kami,” ungkap Acep menyesalkan.

“Lihat saja, untuk menjadikan pedestrian itu indah dan berfungsi sebagaimana layaknya sebuah pedestrian ada Dinas PRKP yang membuat taman, kursi dan lampu-lampu jalan. Satpol PP untuk menjaga agar pedestrian itu tidak dijadikan tempat berjualan dan ketertiban serta keamanan. Dan ada juga Dishub yang menjaga ketertiban para pengendara dalam berlalu lintas sehingga tidak ada lagi kendaraan yang naik ke atas pedestrian.”

“Ini jelas kegiatan harus bersinergi jika ingin seperti di Bandung. PUPR kalau menyediakan bangku taman dan lain-lain itu tidak mungkin bisa kena kita, semua ada bagiannya masing-masing, jika hingga hari ini kenapa tidak dibuat berarti tidak nyambung,” ujar Acep memaparkan kekesalannya.

Bahkan kata Acep, sampai saat ini instansi yang terkait dengan pembangunan pedestrian ini belum pernah duduk bareng.

Dan seharusnya, lanjut Acep, ada pihak yang mengkoordinasikan, bukan bupati ataupun sekda tapi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang membuat program kegiataannya.

“Ada gak program kegiatan yang dibuat Bappeda yang nyambung,” sesal Acep, seraya mengatakan apa yang dikeluhkannya ini, ia sampaikan pada Komisi III DPRD Kabupaten Karawang ketika dirinya ditanyai terkait kondisi pembangunan pedestrian saat ini. (cr1/fzy)

Artikulli paraprakAkui Ada Temuan BPK, PUPR Karawang Tidak Mau Bayar Proyek Pedestrian
Artikulli tjetërSD Islam Al-Azhar Karawang Luluskan Angkatan Kedua