Beranda Headline Survei SPP: Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Disusul Ganjar dan Anies

Survei SPP: Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Disusul Ganjar dan Anies

167
Prabowo Subianto (Foto: Internet)

JAKARTA- Lembaga Survei Suara Politik Publik (SPP) merilis hasil survei Capres potensial pilihan publik yang digadang- gadang akan maju di Pemilu 2024 mendatang.

Dalam survei ini, SPP setidaknya menyodorkan 10 tokoh yang kini menjadi figur Parpol atau figur yang sekadar memiliki kedekatan dengan Parpol kepada publik, yakni Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Puan Maharani, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sandiaga S Uno, , Muhaimin Iskandar, dan Erick Tohir.

Dari kesepuluh nama itu, SPP mendapati bahwa jika Pilpres diadakan saat ini, Prabowo Subianto (28,7%) dipastikan unggul dari capres-capres lainnya. Menyusul kemudian Ganjar Pranowo (20,5%), Anies Baswedan (13,9%), Ridwan Kamil (5,75%), AHY (3,45%), Sandiaga Uno (3,3%), Puan Maharani (2,44%), Erick Thohir (1,47%), Muhaimin Iskandar (1,2%), dan Airlangga Hartarto (0.47%). Sementara itu yang tidak tahu/tidak jawab/rahasia/belum menentukan (18,82%).

Baca Juga: PKB Karawang Jadi Partai Terpopuler di Instagram, Disusul PKS dan Gerindra

Direktur Eksekutif Suara Politik Publik (SPP), Asrudin Azwar, M.Sos mengungkapkan dalam survei yang dilakukan 7-16 Juli 2022 menggunakan metode pencuplikan responden secara rambang berjenjang (multi-stage random sampling).

“Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara tatap muka dengan responden. Total sampel sebanyak 1200 responden dengan margin of error sebesar 2,8 persen dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95 persen,” kata Asrudin, Senin (1/8/2022)

Menurut Asrudin ada sejumlah faktor penjelas yang membuat Prabowo unggul dibandingkan tokoh-tokoh lain. Sebagaimana tabel yang ditunjukkan, selain karena Prabowo dikenal (97,2%) dan disukai mayoritas public (83,7%), ia juga menjadi tokoh yang dianggap publik sebagai figur yang paling pantas (70,7%).

Baca Juga: Dewan Gerindra Optimis Duet Prabowo- Cak Imin Kantongi Suara Nahdliyyin dan Nasionalis

“Dengan merujuk angka-angka itu, SPP menyimpulkan bahwa Prabowo berpeluang besar menjadi Capres potensial yang mungkin akan diperebutkan oleh sejumlah Parpol,” ujarnya.

Kesimpulan ini tentu saja beralasan. Selain karena sudah mengantongi angka mayoritas dari sisi elektabilitas (pilihan public), Prabowo juga sudah pasti dicalonkan oleh partainya sendiri.

“Sementara itu, capres-capres lain pilihan publik yang elektabilitas-nya masih di bawah Prabowo belum juga memiliki kepastian dukungan resmi dari Parpol manapun” ujarnya.

Baca Juga: Tak Hadir di Rakerda Partai Golkar, Cellica Minta Maaf

“Ganjar, misalnya, sebagai pesaing terberat Prabowo hingga kini belum juga resmi mengantongi dukungan Parpol, bahkan dari partainya sendiri: PDIP. Ia kini dalam posisi yang sangat dilematis. Satu sisi, PDIP terlihat enggan untuk mencalonkan dirinya, sisi lain ia tidak mungkin menerima pinangan dari partai lain (NasDem) kecuali memutuskan untuk menjadi kutu loncat, hal serupa juga menimpa Anies Baswedan yang masa jabatan nya akan segera berakhir,” jelasnya. (rls/ddi)

Artikulli paraprakTak Hadir di Rakerda Partai Golkar, Cellica Minta Maaf
Artikulli tjetërAkui Kalah dari Pendi, Cellica Hormati Keputusan DPP Partai Demokrat