Beranda Headline Surat Teguran Melayang ke Ponpes Al-Bagdadi, Satgas Mau Evaluasi

Surat Teguran Melayang ke Ponpes Al-Bagdadi, Satgas Mau Evaluasi

BEPAS – Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat teguran ke Pondok Pesantren Al-Baghdadi di Rengasdengklok. Pesantren tersebut mengadakan kegiatan yang diduga dihadiri ratusan jemaah.

“Saya prihatin dengan keadaan seperti ini. Namun tentunya tim Satgas juga sudah mengevaluasi dan menindaklanjuti atas berita (dugaan kerumunan orang di Ponpes Al-Baghdadi) itu. Kami juga sudah menulis surat teguran. Pihak Al-Baghdadi juga komunikatif,” kata Cellica usai rapat evaluasi penanganan Covid-19 Karawang, di gedung Singaperbangsa, Senin (25/1).

Bupati berharap, ke depan tidak terulang lagi peristiwa serupa.

Sementara itu di tempat yang sama, Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., MH menuturkan, kejadian di Rengasdengklok beberapa waktu lalu memang menuai pro dan kontra.

“Di satu sisi menanyakan ke satgas. Di satu sisi mempermasalahkan apakah sudah ada sosialisasi dari satgas terkait PPKM. Di lain hal mempertanyakan ketegasan. Maka kita sudah ambil sikap dengan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan terhadap panitia penyelenggara,” tutur Kapolres.

Sementara itu, Juru bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang, dr. Fitra Hergyana Sp.KK menyampaikan bahwa pelaksanaan pengajian yang diduga dihadiri ratusan jemaah di Pondok Pesantren Al-Baghdadi Rengasdengklok sudah diberikan teguran tertulis dari Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang.

Fitra mengatakan, pengurus Ponpes Al-Baghdadi juga sudah dimintai klarifikasi oleh pihak yang berwajib mengenai kegiatan pengajian yang dihadiri banyak jemaah tersebut pada Sabtu, 23 Januari 2021 kemarin.

Dari laporan yang ia terima, pihak Ponpes Al-Baghdadi sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 tingkat kecamatan dan menjalankan protokol kesehatan.

“Kegiatannya sudah menjalani protokol kesehatan. Namun yang jadi sorotan karena jumlah jemaah yang hadir cukup banyak, yang terlihat dari tempat parkir dan jalan raya. Oleh karena itu kita sudah sampaikan teguran tertulis,” tandas Fitra, Senin 25 Januari 2021.

Fitra menuturkan, saat ini pihak kepolisian sedang mendalami apakah ada dugaan pelanggaran tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan dengan melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap penyelenggara dan salah satu jemaah. (red)