
KARAWANG — Tim basket SMA Negeri 5 Karawang (SMILING) kembali mengukir prestasi membanggakan di berbagai kompetisi tingkat SMA, baik di wilayah Karawang maupun ajang nasional. Konsistensi latihan dan mental tanding yang kuat menjadi kunci keberhasilan tim putra dan putri dalam meraih gelar juara.
Kapten tim putra SMILING, Hanif, menjelaskan bahwa sekolahnya baru-baru ini mengikuti kompetisi basket Exuberant di SMA Penabur Jababeka. Pada ajang itu, SMA 5 Karawang menurunkan empat tim, terdiri dari dua tim putra dan dua tim putri, dengan total 48 pemain.
“Kami membagi tim menjadi putra A dan B, putri A dan B. Alhamdulillah tim putra A berhasil menang di final,” ujar Hanif.
Sementara itu, Kapten tim putri, Sandrina, menuturkan bahwa tim putri SMILING kerap menjadi satu-satunya wakil Karawang di sejumlah turnamen.
Baca juga: Imigrasi Karawang Sosialisasikan 20+ Layanan Keimigrasian bagi WNA
“Di event SMA Negeri 1 Jakarta (Budi Oetomo), kami satu-satunya perwakilan Karawang. Di Selaras Cup juga begitu, dan kami berhasil menang,” katanya.
Sandrina mengakui pertandingan final cukup berat karena sehari sebelumnya tim tampil di Cikarang. Meskipun begitu, mereka tetap menjaga ritme latihan agar performa tetap stabil.
“Latihan tim putra setiap Kamis, tim putri setiap Jumat. Akhir pekan pun wajib hadir semua,” tambah Hanif.
Pada ajang Exuberant, tim putra A berhasil menjadi juara pertama, sedangkan tim putri A dan B sama-sama finis di posisi ketiga.
Salah satu pemain, Aira, mengungkapkan bahwa cuaca menjadi tantangan tersendiri selama persiapan.
“Kendala terbesar kami itu cuaca. Tapi latihan tetap berjalan dengan variasi taktik,” ujarnya.
Hanif menambahkan, pelatih membiasakan pemain untuk fleksibel di berbagai posisi, mulai dari point guard, center, power forward, hingga shooting guard.
Menurut Sandrina, semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama tim putri SMILING.
“Kami tidak mengandalkan satu pemain saja. Semua punya porsi latihan yang sama,” jelasnya.
Pelatih juga memberikan program latihan tambahan khusus tim putri berupa lari 5 kilometer setiap Rabu untuk menguatkan stamina. Beberapa pemain juga aktif mengikuti latihan di klub basket luar sekolah.
Hanif mengingatkan rekan setimnya agar tetap rendah hati dan disiplin.
Baca juga: Diskuk Jabar Gelar Pelatihan Koperasi Merah Putih di Karawang, 309 Koperasi Dibina
“Tetap latihan, jangan sombong. Coach tegas karena ingin kami berkembang,” kata Hanif.
Sandrina menutup dengan pesan motivatif bagi seluruh pemain.
“Musuh terberat bukan sekolah lain, tapi diri sendiri. Percaya diri dan percaya pada tim.”
Aira juga menyampaikan pesan singkat, “Kalau ingin hasil terbaik, jangan cepat puas. Terus berlatih dan jaga ritme permainan.” ungkapnya. (*)













