Beranda Headline Siswi SD di Sukabumi Meninggal Usai Program MBG, Dinkes Telusuri Penyebabnya

Siswi SD di Sukabumi Meninggal Usai Program MBG, Dinkes Telusuri Penyebabnya

20
Program mbg purwakarta
Foto: Ilustrasi

beritapasundan.com – Seorang siswi SD berinisial S atau akrab disapa Ca, warga Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, dikabarkan meninggal dunia usai mengikuti program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya.

Kabar ini pertama kali menyebar melalui media sosial, dan langsung menjadi perbincangan warganet. Sejumlah komentar menyebutkan dugaan bahwa korban mengalami keracunan makanan dari program MBG.

Menanggapi kabar tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, memastikan pihaknya telah mengirimkan tim surveilans ke lokasi untuk melakukan penelusuran penyebab kematian. Namun, laporan sementara menyebutkan dugaan keracunan dari program MBG masih kecil.

Baca juga: Program Rereongan Sarebu Dikeluhkan Warga Tasikmalaya: “Kami Sudah Bayar Pajak”

“Informasi dari petugas kesehatan setempat, korban sebelumnya memang sudah sakit. Seandainya itu kasus keracunan makanan dari MBG, tidak mungkin hanya satu orang yang terdampak,” jelas Agus saat dikonfirmasi Senin (6/10/2025).

Agus menambahkan, tim Dinas Kesehatan saat ini tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh di sekolah dan lingkungan sekitar korban untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Tim surveilans sedang menelusuri kasus ke lapangan,” ujarnya.

Hingga kini, Dinas Kesehatan masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit yang menangani korban.

Baca juga: Satakar Desak Perbaikan Pajak dan Infrastruktur Pertanian Karawang

“Belum, kami masih menunggu hasil surveilans dinas,” pungkas Agus.

Kasus ini mendapat perhatian publik karena menyangkut pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah. Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi sebelum hasil resmi pemeriksaan keluar. (*)