KARAWANG- Sebanyak 397 jamaah haji Kabupaten Karawang gelombang pertama kloter 11, diberangkatkan perdana di markas Yonif Para Raider 305/Tengkorak, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang sore tadi.
Rohmana, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabagkesra) Karawang menyebutkan, pertanggal (27/5) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melepaskan 10 bus yang berisi 397 jama’ah.
“Alhamdulillah, ini kita berangkatkan jam 4 sampai di sana pukul 18an. Mereka nginap satu malam, nanti besok langsung penerbangan,” ujarnya saat Pelepasan Jama’ah Haji Sabtu, (27/5/2023).
Baca juga: Sebanyak 108 Hotel di Makkah Siap Sambut Jemaah Haji Asal Indonesia
Rohmana memaparkan, pemberangkatannya ada 2 gelombang 6 kloter dengan jumlah jama’ah dan petugas terhitung sebanyak 2.221 orang.
“Ada 6 kloter pemberangkatan, terbanyak itu 472 orang dan yang paling sedikit itu kloter 38 hanya sejumlah 100 orang,” paparnya.
Kata Rohmana, jadwal pemberangkatan selanjutnya ada di tanggal 30 Mei, 5 Juni, 6 Juni, 9 Juni dan 18 Juni dengan titik pemberangkatan yang sama.
Ia menghimbau kepada seluruh jama’ah Karawang untuk menjaga kesehatan serta memanfaatkan kunjungan haji untuk ibadah se-khusyuk mungkin.
Baca juga: Sebanyak 2.080 Jemaah Haji Asal Karawang Siap Diberangkatkan, Ini Jadwalnya
“Cuaca di Indonesia dengan di sana berbeda, jaga kesehatan karena sedang dingin-dinginnya. Kesempatan haji tidak mudah maka harus dimanfaatkan sebaik mungkin, karena yang berangkat tahun ini ada waiting listnya. Daftar 2012 dan menunggu 11 tahun,” imbuhnya.
Iwan, Kepala Seksi Pemberangkatan Haji dan Umroh Kemenag Karawang menambahkan, pada pemberangkatan haji tahun 2023 ini kemenag Karawang prioritaskan pelayanan ramah lansia, sebab jumlah kategori lansia (umur 65 tahun ke atas) terdapat sebanyak 311 orang.
“Usia 65 tahun ke atas ada 311, yang tertua 95 tahun dan yang termuda usia 19 tahun,” terangnya.
Ia berharap, pemberangkatan hingga pemulangan jama’ah haji Kabupaten Karawang bisa berjalan dengan lancar. Begitupun para jama’ah, diharapkan bisa melakukan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Saya berharap mereka bisa terlayani semaksimal mungkin dan pulang menjadi haji yang berstatus mabrur,” pungkasnya.














