Beranda Headline Ribuan Mahasiswa UBP Karawang Ikuti Kegiatan PKKMB

Ribuan Mahasiswa UBP Karawang Ikuti Kegiatan PKKMB

59
PKKMB UBP Karawang (Foto: Ist)

KARAWANG – Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) selama 3 hari, diikuti oleh ribuan mahasiswa dari berbagai daerah.

Ketua PKKMB UBP Karawang, Ir. H. Ade Suhara, ST.,MM.,IPU menyampaikan, jumlah mahasiswa baru di UBP Karawang setiap tahunnya tak pernah kurang dari 2.000 orang.

Di tahun ajaran 2024 ini, lanjut dia, jumlah mahasiswa yang diterima ada sebanyak 2.249 orang.

“Ada 12 program studi, paling banyak mereka masuk prodi manajemen (420 orang), teknik industri (343 orang) dan psikologi (314 orang). Mahasiswa baru ini, mereka tidak hanya dari Karawang saja, ada dari Aceh, Sumatera Utara (Medan) dan lain-lain,” ujarnya di Kampus UBP Karawang pada Sabtu, 7 September 2024.

Baca juga: Rektor UBP Karawang Sosialisasikan Aplikasi SIPT, Ortu Mahasiswa Bisa Pantau Perkuliahan di Rumah

Di samping itu, ia menerangkan, PKKMB UBP Karawang telah dimulai sejak hari Jum’at, (6/9) dengan jadwal pembekalan. Kemudian dilanjut Sabtu, (7/9) dan Minggu, (8/9) dengan jadwal pengenalan kehidupan kampus.

“Jum’at pembekalan, Sabtu fokus pemberian materi pelaksanaan akademik, pengenalan UKM dan Minggu mereka akan dialihkan ke Fakultas untuk diberikan gambaran perkuliahan lebih detail,” terangnya.

Rektor UBP Karawang, Prof. Dr. H. Dedi Mulyadi, SE., MM menambahkan, dari 2.249 mahasiswa baru tersebut ada 42 mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan 2 mahasiswa penerima beasiswa hafidz. Dijelaskan Dedi, para mahasiswa tersebut akan mendapatkan pembiayaan secara penuh selama menjalankan kuliah di UBP Karawang.

“Mereka akan dibiayai full, bahkan nanti wisuda pun tidak perlu mengeluarkan uang,” tambahnya.

Baca juga: Timnas Indonesia Berhasil Tahan Imbang Arab Saudi

Di samping itu, Rektor menegaskan, dalam PKKMB ini, seluruh mahasiswa harus mengetahui bahwa UBP Karawang memiliki 2 ikon (pembelajaran) yang wajib dikuasai, diantaranya; wawasan kebangsaan dan kewirausahaan.

“Di UBP Karawang yang jadi ikon itu wawasan kebangsaan dan kwu, semua mahasiswa prodi apapun dapet materi itu. UBP memang kampus baru, tapi kita banyak produknya. Ada halal center sudah mensertifikasi ratusan UMKM, klinik BUMDES untuk konsultasi, sekolah advokasi sudah meluluskan 400 ratusan lebih advokat. Mahasiswa farmasi kami juga ada yang punya produk skincare dari, sudah di edarkan bahkan sudah keluar BPOM,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Dedi berpesan kepada mahasiswa baru untuk tidak main-main dengan kuliah dan memperkuat niat agar menjadi lulusan yang berkualitas.

“Pendidikan itu bukan melulu dapat IPK lebih dari 3.0, tapi yang lebih penting adalah pengembangan karakter, disiplin, memiliki nilai-nilai kepemimpinan. Sehingga kemudian, lulusan UBP Karawang diharapkan menjadi manusia berguna bagi nusa bangsa dan negara, terutama dalam menyongsong Indonesia emas 2045,” pungkasnya.