Beranda Pernak Pernik Rahasia Gelap Rumah Makan Pesugihan

Rahasia Gelap Rumah Makan Pesugihan

36
Rumah makan
Ilustrasi Pesugihan Rumah Makan

Baca juga: Misteri Santet di Desa Tertutup

“Kamu tidak seharusnya berada di sini,” suara Pak Rudi terdengar serak. “Ini rahasia keberhasilanku. Aku memberi makan tamu-tamuku dengan pesugihan. Mereka tidak tahu, tapi setiap gigitan makanan yang mereka telan mengambil sebagian jiwa mereka. Itulah mengapa aku semakin kaya, dan mereka semakin terjebak.”

Dinda terkejut, tapi dia sudah menduga ada sesuatu yang tidak beres. “Apa yang kau lakukan pada orang-orang itu?”

“Mereka hanya alat bagiku. Setiap kali mereka makan di sini, sedikit demi sedikit, hidup mereka diambil. Dan akhirnya, mereka akan menjadi bagian dari altar ini,” jawab Pak Rudi, sambil tertawa dingin.

Dinda merasa ngeri dan tahu ia harus keluar dari sana secepatnya. Namun, sebelum bisa bergerak, Pak Rudi mulai memanggil sesuatu dari altar. Sosok bayangan besar muncul dari kegelapan, matanya merah menyala. Dinda merasa kakinya berat, seperti ditarik oleh sesuatu yang tak terlihat.

Dengan segenap kekuatannya, Dinda berlari menaiki tangga, mencoba menghindari sosok mengerikan itu. Suara Pak Rudi dan makhluk itu terdengar semakin dekat, tetapi Dinda berhasil keluar dari rumah makan itu tepat waktu.

Keesokan harinya, Dinda menulis kisah mengerikan itu dan melaporkannya ke pihak berwenang. Namun, saat polisi datang ke rumah makan, Pak Rudi dan segala bukti menghilang. Rumah makan itu ditutup, dan warga desa perlahan mulai melupakan keanehan yang pernah terjadi di sana.

Namun, Dinda tahu rahasia gelap itu belum benar-benar berakhir. Setiap kali ia melewati desa tersebut, ia bisa merasakan tatapan tajam Pak Rudi dari balik kegelapan, menunggunya kembali… atau mungkin, menunggu korban baru. (*)